TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bhirawa Steel Catatkan Kinerja Positif, selama Pandemi

Albarsyah
30 August 2021 | 16:02
rubrik: BUMN
Bhirawa Steel Catatkan Kinerja Positif, selama Pandemi

Jakarta, TopBusiness – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, cucu perusahaan  Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) yakni PT Bhirawa Steel (Bhirawa Steel), perusahaan  yang memproduksi baja tulangan beton, dimana merupakan anak perusahaan PT Hakaaston  (HKA) mencatatkan tren kinerja yang positif.

Dalam dua tahun terakhir, Bhirawa Steel  mengalami pertumbuhan pendapatan dengan kenaikan hingga 13,7% dari tahun 2019 sampai  dengan tahun 2021 dan untuk kinerja mengalami tren positif sebesar 15% dari tahun 2019 ke  tahun 2021. 

Direktur Utama Bhirawa Steel, Arry Aryadi, mengungkapkan bahwa perusahaan meyakini peningkatan pendapatan ini ini terjadi karena Bhirawa Steel mengutamakan kualitas produk  dan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Insyaallah Bhirawa Steel konsisten untuk  menghasilkan produk dengan kualitas yang terbaik mulai dari mutu, dengan harga bersaing,  ketepatan waktu pengiriman, sehingga pelanggan kami yang rata-rata merupakan owner dari  proyek-proyek strategis nasional sesuai kebutuhannya,” terangnya dalam keterangan resmi kepada TopBusiness.id.

Lebih lanjut Arry menambahkan bahwa hal ini dapat dicapai oleh perusahaan meski sedang  berada di tengah masa pandemi Covid-19, dimana Pemerintah tetap menjaga pertumbuhan  ekonomi melalui sektor infrastruktur lewat proyek-proyek prioritas, salah satunya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Bhirawa Steel sendiri saat ini dipercaya untuk men-supply baja tulangan beton dalam pembangunan JTTS tersebut. 

“Adapun proyek yang saat ini sedang di supply materialnya oleh Bhirawa Steel dan  pengerjaannya masih berjalan antara lain pada Proyek JTTS Bengkulu – Taba Penanjung, Jalan  Tol Indralaya – Prabumulih, Jalan Tol Prabumulih – Muara Enim, Jalan Tol Padang – Sicincin,  Jalan Tol Sigli – Banda Aceh, Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang, Jalan Tol Bangkinang – Pangkalan. Sedangkan pada proyek non JTTS diantaranya Jalan Tol Semarang – Demak, Jalan  Tol Yogya – Solo, Jembatan Pulau Balang, beberapa Bendungan, Sirkuit Motor GP Mandalika  dan masih banyak proyek lainnya,” imbuh Arry.

BACA JUGA:   HKI: Progres Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A Capai 49%

Lebih lanjut ia menyampaikan tak hanya dari sisi pendapatan yang meningkat, baru-baru ini  Bhirawa Steel meraih penghargaan BRI Forex Award 2021 sebagai “Perusahaan BUMN  dengan Growth Volume Hedging Tertinggi” dalam acara Hedging School yang  diselenggarakan oleh BRI dengan tema “Managing Risk and Reinforcing Efficiency Trough  Hedging Activities” yang dibuka langsung oleh Wakil Direktur Utama BRI pada Kamis (26/8)  lalu.

“Terima kasih kepada BRI untuk penghargaan yang diberikan. Ini membuktikan bahwa  Bhirawa sudah memanfaatkan hedging untuk meminimalkan resiko bisnis khususnya di masa  yang tidak menentu seperti saat ini. Hedging sendiri identik dengan “asuransi” bagi perusahaan yang memiliki transaksi bisnis dengan luar negeri. Bahan baku Bhirawa Steel diperoleh dengan  melakukan impor dari luar negeri sehingga perusahaan menggunakan strategi hedging untuk  mengatasi fluktuasi nilai tukar yang merugikan dan menjaga pembiayaan,” ujar Arry.

Selain konsisten dalam mempertahankan kinerja, Bhirawa Steel juga tak melupakan tanggung  jawab sosial kepada masyarakat sekitar. Dalam Rangka HUT Kemerdekaan ke 76 RI kemarin,  perusahaan membagikan 2.500 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi  Covid-19 di 20 kelurahan dan beberapa panti sosial yang tersebar di Kota Surabaya dan  sekitarnya, Jakarta serta daerah Borobudur, Kab Magelang, Jawa Tengah. 

Baja tulangan beton yang diproduksi oleh Bhirawa Steel sudah mendapatkan sertifikat SNI dan  memenuhi spesifikasi beberapa perusahaan asing antara lain dari Jepang, China, dan Philipina. 

Baja ini telah digunakan pada pembangunan struktur jembatan, jalan raya, kereta bawah tanah,  terowongan, high rise building, tempat pengelolaan limbah, jalan tol, dermaga, lantai,  pembangkit listrik, waduk, pelabuhan, dinding pelindung sungai, landasan pacu pesawat  terbang, dan proyek konstruksi lainnya. Bhirawa Steel juga mendukung program pemerintah  dalam pemanfaatan produk-produk dalam negeri melalui inovasi berkelanjutan dalam upaya  meningkatkan daya saing produk yang dapat memberikan solusi terbaik bagi seluruh  stakeholder. 

BACA JUGA:   Kampanye Taat Berkendara di Tol

Baja tulangan beton produk Bhirawa Steel memiliki keunggulan High Tensile and High  Elongation + High Ratio. Dengan keunggulan tersebut, Bhirawa Steel dapat memproduksi baja  mutu tinggi (BjTS 520) yang memungkinkan penurunan biaya konstruksi dikarenakan  memiliki kuat tarik yang lebih tinggi dengan didukung nilai regangan yang tinggi pula  sebagaimana nilai regangan dan spesifikasi pada BjTS 420 sesuai SNI 2052:2017, sehingga menjamin tingkat keamanan dan dapat dipergunakan untuk struktur pemikul gaya gempa,  mengingat Indonesia termasuk negara rawan gempa. Sesuai dengan moto perusahaan “Build  Better with InnovAction”, Bhirawa Steel memastikan senantiasa menciptakan teknologi  inovatif guna mengembangkan produk serta mengembangkan solusi terbaik dalam menghadapi  tantangan saat ini dan mencari peluang baru untuk masa depan. 

Bhirawa Steel juga berkomitmen untuk menjaga kesehatan pekerja sebagai aset perusahaan  dengan mematuhi peraturan pemerintah. “Kami memastikan penerapan prokes di lingkungan  kerja secara disiplin, menyediakan sarana dan prasarana pendukung, termasuk memberikan  vitamin dan suplemen secara rutin kepada pekerja, membentuk tim satgas Covid-19 yang  melakukan pemantauan sebagai upaya pencegahan dan penanganan bila terdapat pekerja yang  terkonfirmasi, hingga melakukan vaksinasi kepada seluruh karyawan,” tutup Arry Aryadi,  Direktur Utama Bhirawa Steel.

Previous Post

PLN Pakai Komponen Lokal Rp33 Triliun

Next Post

Gandeng Blue Bird, PT KAI Tambah Fitur KAI Access

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR