Jakarta-Thebusinessnews. PT Kino Indonesia Tbk. (“KINO”), perusahaan barang-barang konsumen (Fast-Moving Consumer Goods – FMCG) terkemuka di Indonesia, akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial pubic offering (IPO).
Grup Kino (KINO, dan entitas anak yang terdiri dari Kino International Pte. Ltd, PT Dutalestari Sentratama (DLS), Kino Care (M) Sdn. Bhd., Kino Vietnam Co. Ltd. dan Kino Consumer Phillipines Inc.) mulai berdiri dan mulai beroperasi sejak tahun 1991. Sampai dengan saat ini Grup Kino telah memproduksi dan memasarkan beragam produk dan merek barang konsumen di berbagai segmen pasar. Seperti produk personal care, produk beverage (minuman kemasan) dan produk makanan serta produk farmasi. Selama 5 tahun terakhir, penjualan produk-produk KINO tumbuh sebesar 284%.
Presiden Direktur KINO, Harry Sanusi menyatakan, Dalam IPO ini, KINO menawarkan sebanyak-banyaknya 228,57 juta lembar saham atau 16% dari modal ditempatkan dan modal disetor penuh. “Harga saham perdana ditawarkan pada kisaran Rp 3.750 – Rp5.225 per lembar saham.” Ujar dia di Jakarta.
Sementara itu peruntukan dana IPO, Sekitar 27% dana hasil IPO akan digunakan KINO untuk mengakuisisi perusahaan sejenis. Selanjutnya, 50% akan dialokasikan untuk belanja modal guna mendukung pertumbuhan organik Grup Kino dan 23% sisanya akan dipakai untuk keperluan modal kerja. (AZ)