TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diproyeksikan Bergerak Flat

Agus Haryanto
17 September 2021 | 05:38
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/09/2021), diproyeksikan bergerak flat.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Sentimen Minim, IHSG Diperkirakan Flat.

Bursa saham AS ditutup campuran. Dow Jones -0,18%, S&P500 -0,16% dan Nasdaq +0,13%. Penjualan ritel AS naik 0,7% mom pada Agustus 2021, setelah mengalami kontraksi pada bulan Juli, yaitu -1,8%, lebih baik dari konvensi yang memperkirakan masih mengalami kontraksi sebesar -0,8%. Klaim pengangguran awal Amerika pada pekan yang berakhir 11 September kemarin menjadi 332 ribu, naik dibandingkan minggu sebelumnya sebesar 312 ribu. Pasar komoditas, harga minyak Brent ditutup pada level USD 75,67/barel (+0,28%), nikel sebesar USD 19.392/ton (-2,72%); dan timah sebesar USD 34,150/ton (+0,5%).

Bursa Asia kemarin melemah. Hangseng -1,5%, Shanghai -1,3%, Kospi -0,7%, Nikkei -0,6%. IHSG ditutup datar 0% pada perdagangan kemarin ke level 6.109,9. Total net beli asing kemarin sebesar Rp 376,8 miliar. Indeks EIDO ditutup -0,74%. Penggerak terkemuka teratas yaitu pada TPIA, AGRO, FREN. Pembelian bersih asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 129 miliar), BBRI (Rp 119,8 miliar), dan BUKA (Rp 63,8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ANTM (Rp 85 miliar), BBNI (Rp 27,8 miliar), dan ARTO (Rp 17 miliar).

Kasus positif COVID-19 Indonesia turun 20,3% dibanding hari sebelumnya menjadi 3.145 kasus dengan daily positive rate sebesar 5,7% dibanding hari sebelumnya sempat 2.2% karena jumlah tes juga menurun 64,3%. Kasus aktif mencapai total 73.238 (tingkat infeksi 1,8%). Perkembangan vaksinasi di Indonesia kemarin dosis 1 mencapai 1,01 juta orang yang mencapai 36,6% dari target, pemberian dosis 2 bertambah 522,331 orang.

BACA JUGA:   IHSG Berpotensi Sideways

Pagi ini dari pasar regional dibuka campuran, Nikkei +0.21% dan Kospi -0.07%. “IHSG kami memperkirakan bergerak flat minimnya sentimen dan investor cenderung menunggu dan melihat rapat Federal Reserve depan, yang diharapkan akan memberi pertemuan lebih mengenai arah kebijakan moneter,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

WIKA Smart Block Dongkrak 50% Omzet UMKM Mitra Binaan WIKA dalam Waktu 6 Bulan

Next Post

Melalui DigiKu, OJK Sokong Bank Himbara Kembangkan Kredit UMKM Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR