Jakarta-Thebusinessnews.Agar tidak salah langkah,Bank Indonesia akan menyesuaikan jadwal Rapat Dewan Gubernur (RDG-BI) dengan jadwal Federal Open Market Comitte (FOMC).
Gubernur Bank Indonesia,Agus DW Martowardoyo mengatakan RDG BI pada bulan Desember 2015 akan bersamaan dengan pertemuan FOMC dalam menentukan suku bunga acuanya.Untuk itu pihaknya akan lebih melakukan persiapan dan melakukan kajian mendalam .”Terutama memperhatikan Fed Fund Rate yang telah tujuh tahun belum naik dan mungkin mereka (The Federal Reserves)akan meningkatkan suku bunga acuanya.”ujar dia di Jakarta,Selasa, 17 Nopember 2015.
Namum tahun 2016,jadwal RDG BI akan ditentukan pada bulan berjalan. Sementera sebelumnya BI telah menetapkan dalam satu tahun kalender. “Jika FOMC ditanggal 20 maka RDG BI di jadwalkan setelah Itu (FOMC),artinya agar tidak bersamaan namum jika FOMC pada minggu keempat ya tentu kami tidak bisa (setelah itu ) karena kami harus menyelesaikan tugas dewan gubernur.”ujar dia.
Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI,Airlanga Hartarto sangat menyanyangkan sikap Bank Indonesia yang selalu menunggu kebijakan FOMC dalam menentukan kebijakan Moneternya.” Kerja BI hanya menunggu FOMC saja,kalau hanay itu yang bisa mereka (BI ) lakukan kenapa tidak kontrak saja sama Mereka agar tidak pusing pusing berpikir.” Ujar Airlangga.(az)