TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Resmi, Empat BUMN Pelabuhan Merger

Albarsyah
4 October 2021 | 11:02
rubrik: BUMN
Resmi, Empat BUMN Pelabuhan Merger

Jakarta, TopBusiness – Merger Pelindo secara resmi telah terlaksana, dengan  ditandatanganinya Akta Penggabungan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Layanan Jasa Pelabuhan, yaitu Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I,  Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia III, dan Perusahaan Perseroan  (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV, melebur kedalam Perusahaan Perseroan (Persero)  PT Pelabuhan Indonesia II yang menjadi surviving entity.

Penandatanganan Akta Penggabungan dilakukan oleh Direktur Utama Pelindo I Prasetyo,  Direktur Utama Pelindo II, Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo III, Boy Robyanto, dan  Direktur Pelindo IV, Prasetyadi. Penandatanganan disaksikan secara daring oleh Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Seremoni penandatanganan Akta berlangsung secara hybrid Jumat siang (1/10) pekan lalu, di Jakarta. 

Sebelumnya pada pagi di hari yang sama, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). 

“Ini adalah salah satu momen penting dan bersejarah bagi pengelolaan BUMN  kepelabuhanan, Merger ini adalah langkah penting dalam rangka peningkatan value  creation bagi BUMN Pelabuhan. Inisiatif ini memiliki tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan nasional,” ujar Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo,  kepada TopBusiness.id. 

Wamen Tiko juga mengatakan bahwa, kedepan agar manfaat dari merger ini dapat segera  terealisasi. Setelah ini Pelindo dapat fokus agar keempat subholding dibawah Pelindo  dapat segera efektif dan dioperasikan secara optimal.

Ia berharap, semoga penandatanganan yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi perkonomian dan sosial tanah air. 

“Semoga terwujudnya legal merger Pelindo memberikan optimisme kepada masyarakat  Indonesia, bahwa kepelabuhanan nasional akan terus tumbuh dan pada akhirnya dapat  bersaing dengan pemain besar pelabuhan dunia,” ujar Wamen. 

BACA JUGA:   Rekind Digandeng Toyo Enginering Garap Proyek Internasional

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan  setelah penandatanganan Akta, Kementerian BUMN selaku pemegang saham  menetapkan jajaran Komisaris dan Direksi PT Pelindo II (Persero).

Berikut adalah daftar nama-nama jajaran Komisaris dan Direksi dari PT Pelindo II (Persero):

Komisaris Independen (Plt Komisaris Utama): Marsetio

Komisaris Independen: Irma Suryani Chaniago

Komisaris Independen: Heru Sukanto

Komisaris: Antonius Ranier Haryanto

Komisaris: R. Agus H. Purnomo

Komisaris: Didi Sumedi

Komisaris: Sudung Situmorang

Direktur Utama: Arif Suhartono

Wakil Direktur Utama: Hambra

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko: Mega Satria

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Ihsanuddin Usman

Direktur Strategi: Prasetyo

Direktur Investasi: Boy Robyanto

Direktur Pengelola: Putut Sri Muljanto

Dalam rangka bergabungnya Pelindo, juga telah dilakukan Program Tanggung Jawab  Sosial dan Lingkungan dengan tajuk ‘Pelindo Beramal’, yang terdiri santunan tunai kepada  masyarakat kurang mampu dan bantuan Ambulan. Total penerima bantuan adalah 7.334  anak, yang merupakan jumlah total pegawai organik Pelindo I, II, III dan IV ditambah  dengan jajaran BOD dan BOC. Total santunan sebesar Rp2.200.200.000 (dua miliar dua  ratus juta dua ratus ribu rupiah).

Program Pelindo Beramal dilakukan serentak di minggu  keempat September 2021 di seluruh wilayah masing-masing Pelindo I, II, III, dan IV. Merger Pelindo membuka kesempatan perusahaan untuk go global. Integrasi ini akan  meningkatkan posisi Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia  dengan total throughput peti kemas sebesar 16,7 juta TEUs (twenty foot equivalent units).  Penggabungan ini juga menyatukan sumber daya keuangan, peningkatan leverage dan  memperkuat permodalan perusahaan.

Previous Post

SNI Pacu Tingkatkan Mutu Batik, Identitas Nusantara yang Diakui Pasar Global

Next Post

Pertamedika IHC Hadirkan Pusat Layanan Kesehatan Khusus Otak dan Jantung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR