Jakarta, TopBusiness—Pakar properti dari Colliers Indonesia, Ferry Salanto, hari ini dalam konferensi pers virtual, menjelaskan sejumlah hal tentang properti perkantoran di Jakarta. Pada saat ini, sejumlah pengembang gedung kantor berposisi under planning.
“Mereka belum menentukan waktu yang pasti untuk mulai konstruksi. Sebab, masih melihat performa pasar properti di tahun 2022,” kata Ferry.
Bila mereka melihat bahwa pasar properti ternyata on the track, barulah memulai konstruksi gedung tersebut. “Jika hal ini terjadi, maka konstruksi gedung tersebut akan selesai pada tahun 2025.”
Saat ini, di kawasan CBD Jakarta, pasokan ruang kantor masih tetap di 6,96 juta m2. Adapun di kawasan non-CBD, di angka 3,63 juta m2.
“Tidak ada penambahan pasokan baru di area non-CBD, pada kuartal ketiga tahun 2021 ini,” papar Ferry.
Di area CBD atau juga non-CBD, penyelesaian konstruksi sejumlah gedung perkantoran, dimundurkan. Maka, diperkirakan bahwa untuk tahun 2022, jumlah pasokan baru cukup signifikan sebagai akibat pemunduran tersebut.
Ia mengatakan bahwa pertumbuhan pasokan baru gedung kantor di dua area tersebut, akan cenderung terbatas di 2024 dan 2025.
