TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

HKI menuju Persaingan Global

Albarsyah
8 October 2021 | 15:02
rubrik: Business Info
HKI menuju Persaingan Global

Jakarta, TopBusiness – Kedepannya peran strategis Himpunan Kawasan Industri (HKI) sangat diharapkan memberikan konstribusi besar bagi perkembangan perekonomian Indonesia.

Agar potensi investasi luar negeri serta industri bisa masuk ke dalam negeri, maka Peran HKI tidak semata menyiapkan kawasan industri semata, akan tetapi juga dapat memberikan pelayanan  kemudahan  satu pintu bagi investor serta pula  HKI juga memberikan fasilitas, berbagai infrastruktur kawasan industri yang modern, serta pula fasilitas Green Enegry yang sudah merupakan kewajiban dari Paris Agreatment.

Dan juga HKI wajib menumbuhkembangkan UMKM di seluruh kawasan HKI agar UMKM turut pula menikmati pertrumbuhan  kue pembangunan pula.

 Demikian paparan Sanny Iskandar sebagai ketua umum HKI yang terpilih kembali  untuk memimpin Himpunan Kawasan Industri(HKI) secara aklamasi seluruh anggota memilih kembali, Sanny Iskandar, pada Munas HKI ke VIII untuk periode 2021-2025.

Ditegaskan Sanny, ke depannya bagi HKI  adalah sebuah tantangan berat, keberadaan HKI harus super aktif dalam menjemput bola,  harus soll off. HKI sebagai mitra strategis pemerintah dan harus pula bisa membangun sinergi bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, apalagi target dari Indoensia akan menjadi negara macan Asia dalam industri di dalam negeri. “Hal ini bertepatan pula dengan hari Kelahiran NKRI berusia 100 tahun tepatnya pada tahun 2045, nanti harapan bagsa ini bisa menjadi “Macan Asia. Serta harus turut aktif memberikan keyakinan kepada seluruh calon investor”, tegas Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Lanjut Sanny, sang Ketua KADIN Bidang Kawasan Industri ini pun, Indonesia harus super aktif menjaring investor asing agar mereka mau merelokasikan dan pengembangan industristri di negeri ini. “Kita harus memberikan berbagai kemudahan bagi para investor untuk masuk ke Indonesia. Kemudahan tersebut, baik itu terkait kemudahan berbagai perizinan dengan system satu pintu,” katanya.

BACA JUGA:   Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar

Lantas kemudahan dalam pajak dan fiskal serta pula memberikan keyamanan untuk beraktivitas juga menjadi nilai tawar, gejojak sosial tentu sebagai jaminan bagi para investor.

“Kita harus bisa memberikan keyakinan penuh bagi para investor tersebut, jika tidak kita akan kalah saing dengan negara tetanga dalam satu kawasan ASEAN ini seperti  Vietnam, Thailand dan Filipina yang juga menjadi sasaran bagi para investor untuk merelokasikan industrinya,” beber dia.

Menurut dia, HKI dan seluruh anggota juga tidak tinggal diam untuk meningkatkan investasi asing bisa masuk ke Indonesia ini. Oleh sebab itu, seluruh anggota HKI sudah harus mengikuti tren perubahan kawasan industri yang sudah harus memberikan fasilitas di era kemajuan teknologi digital ini. DAn sudah menjadi kewajiban bagi HKI dan juga kawasan menerapkan kawasan yang berwawasan hijau, artinya mulai dari pengelolaan kawasan harus mengacu kepada Green Energy, Green Management.

Kedepannya pemanfaatan energy pembangkit bagi kawsan industri sudah harus mengunakan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT). Apalagi  Peraturan Pemerintah (PP) telah memberikan hak dalam membangun Pembangkit Listrik sendiri dan mandiri bagi kawasan industri dan jika daya listrik daya kawasan tersebut berlebih maka pihak PT PLN (Persero) akan membeli daya listrik dari kawasan tersebut.

“Kedepannya juga bagi HKI juga wajib memberikan pembinaan kepada seluruh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pembinaan dan sinergitas bagi UMKM bisa tumbuh menjadi pengusa sukses pula. Tentunya bagi seluruh anggota HKI wajib memberikan spec lokasi di dalam kawasan HKI untuk UMKM tersebut”, ujar Sanny.

Sanny menjelaskan, bahwa HKI juga mendongkrak pertumbuhan industri di luar Pulau Jawa agar pertumbuhan kue ekonomi ini tidak hanya semata bertumbuh dan besar di Pulau Jawa saja. “Apalagi dengan target pemerintah dalam hal Hilirisasi Produk Tambang dan juga akan membengun industri Motor Listrik (EV) dengan bahan baku Nikel yang sangat melimpah di negeri ini, tentunya ini sebuah kesempatan besar pula bagi HKI untuk membangun kawasan industri di luar pulau Jawa seperti, Sulawesi, Papua dan Kalimantan”, jelas Sanny kepada Top Business, baru-baru ini.

Previous Post

Mantap, 84 Persen UMKM Kembali Bangkit

Next Post

Kementerian BUMN Capai Nilai Sistem Merit Terbaik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR