Jakarta-Thebusinessnews. Rencana bank sentral Amerika Serikat The Federal Reservese menaikan Fed Fund rate pada akhir tahu ini,akan mendongkrak nilai imbal hasil atau yield surat utang negara (SUN ) maupun obligasi korporasi.
SUN pada hari ini di level 7,875 persen hingga 9 persen.
Direktur Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA),Wahyu Trenggono mengatakan akan ada dampak dari kenaikan Fed Fund Rate namum tidak terlalu tajam.” Akan ada kenaikan yield namum tidak menimbulkan goncangan-goncangan.”ujar dia,di Jakarta,Senin,23 Nopember 2015.
Ia beralasan bahwa dampak kenaikan itu telah lama diperkirakan investor surat utang. Sehingga telah dipersiapkan dengan menilai ulang surat utang yang ada pada portofilionya.”mereka telah mem-price in surat utang lokal.” Ujar dia.Namum ia enggan menyebut angka kenaikannya.
Disamping itu juga memperkirakan adanya pengalihan dana investasi surat utang lokal kembali ke AS.Namum jumlahnya tidak juga menimbulkan goncangan pada pasar surat utang dalam negeri. “Sebab mereka sudah menghitung jika fed fund rate naik maka berapa yield yang akan mereka dapat.”ujar dia.
Dibalik itu, kenaikan Fed fund rate juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi global. Sebab dari tiga raksasa penggerak ekonomi dunia yakni Tiongkok,Uni Eropa dan AS hanya negeri paman sam saja yang memberi sinyal perbaikan. “Jika AS membaik akan dapat mendorong perbaikan pertumbuhan ekonomi dunia”ujar dia. (Az)