TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Obligasi SMART Dicatatkan di BEI

Agus Haryanto
21 October 2021 | 06:48
rubrik: Finance
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia atau BEI melaporkan bahwa Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Demikian hal tersebut terlihat di idx.co.id, di Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 yang akan dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp2.500.000.000.000 terdiri dari:

Seri A (SMAR03ACN2): dengan nilai nominal sebesar Rp477.000.000.000, tingkat bunga 6,00%, jangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi;
Seri B (SMAR03BCN2): dengan nilai nominal sebesar Rp1.065.000.000.000, tingkat bunga 8,50%, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi;
Seri C (SMAR03CCN2): dengan nilai nominal sebesar Rp958.000.000.000, tingkat bunga 9,00%, jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.
Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi Tahap II adalah idA+ (Single A Plus).

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 79 emisi dari 50 emiten senilai Rp78,58 triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 482 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp425,60 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 126 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.437,58 triliun dan USD400,00 juta.

EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,39 triliun.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   OJK Dorong Literasi Keuangan Digital bagi Pelaku UMKM
Previous Post

Ada Peluang IHSG kembali Menguat

Next Post

IHSG Alami Penguatan, sebab Wall Street

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR