TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

50 Tahun Trakindo turut Membangun Negeri

Albarsyah
1 November 2021 | 11:52
rubrik: Business Info
50 Tahun Trakindo turut Membangun Negeri

Jakarta, TopBusiness – Memasuki 23 Desember 2021, PT Trakindo Utama telah genap 50 tahun. Keberadaan entitas bisnis sebagai penyedia solusi alat berat dengan brand Global CATERPILAR.

Tentunya Trakindo sebagai perusahaan nasional  telah memberikan kontribusi besar bagi negara, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di negeri ini.  Suksesi Hamami sang pendiri Trakindo juga telah berhasil membangun estafet kepada putra-putrinya dalam menumbuhkembangkan perusahaan kebangaan.

Setelah 50 tahun fokus mengelolah bisnis, saat ini telah memiliki 8 anak perusahaan dan juga 17 cucu yang langsung di bawah holding PT  Tiara Marta Trakindo (TMT).

Keberadaan PT Trakindo Utama (TU) sebagai entitas perusahaan penyedia solusi alat berat di Indonesia secara end to end, terintegarasi menyeluruh dari A sampai Z mulai dari penyediaan berbagai kebutuhan alat berat bagi seluruh sektor dan bidang  bisnis yang langsung membutuhkan akan alat berat. Serta pula after sales, perawatan dan maintenance, ketersediaan spare part dan tenaga teknisi secara rial time tersedia selama 24 jam selama 7 hari kerja sudah menjadi jaminan seratus persen bagi seluruh konsumen.

Bahkan juga TU memberikan layanan dari hulu-hingga hilir, dengan pemahaman bagi setiap konsumen yang akan memiliki alat berat untuk perusahaan pribadi dan juga korporasi sekalipun, TU memberikan layanan seratus persen memuaskan dan tuntas. Contoh, jika ada konsumen akan memiliki alat berat dan kesulitan dalam pembiayaan, perusahaan akan menyediakan layanan pembiayaan secara langsung dan juga menyediakan fasiltas kerja sama dengan berbagai lembaga pembiayaan melalui institusi perbankan dan juga non bank.

PT Trakindo Utama telah turut mengukir suksesi bisnis penyedia solusi alat berat di Indonesia dengan gemilang.  Terhitung 23 desember 2021, perusahaan nasional yang dibangun oleh AHK Hamami semenjak tahun 1971,  yang artinya keberadaan bisnisnya sudah kokoh terbangun selama 50 tahun. Di mana kita tahu sang pendirinya AHK Hamami, ini sebelum membangun entitas bisnisnya, Hamami lama pula berkarier di kemiliteran. Beliau salah satu pilot penerbang di angkatan laut. Setelah berhenti di kemiliteran dengan segala pertimbangan politik ketika itu. Akan tetapi Hamami berhenti di kemiliteran tentunya jalan mulus tidak langsung dirasakan Hamami ketika itu.

Hamami sempat menjadi guru privat Bahasa Inggris dan juga berjualan es untuk turut menghidupi dapur keluarga. Dengan keberuntungan serta dengan takdir dan garis hidupnya, maka Hamami bertemu dengan teman dekat dari negeri Paman Sam (USA) sebagai pemegang Brand Caterpilar dan sepakat untuk membangun bisnis dengan AHK Hamami. Dan tentunya bagi pemegang brand  Caterpilar telah mengetahui seluruh kepribadian Hamami.

Semenjak 23 Desember tahun 1971, AHK Hamami mendapatkan kerjasama dengan pihak pemegang merek CATERPILAR, Hamami mendirikan PT TRAKINDO UTAMA. Walaupun sang pendiri perusahaan Hamami telah berpulang ke Rahmatullah, meninggal dunia pada Jumat, 20 November 2019 pada usia 89 tahun.

BACA JUGA:   Lintasarta Kenalkan Layanan Cloudeka

Namun saat ini PT Trakindo Utama tetap eksis dan terus berkembang bisnisnya. Di bawah kepemimpinan anak-anaknya yang lansung memimpin perusahaan yang terus tumbuh dan berkembang  menjadi perusahaan besar dalam penyediaan alat berat dengan brand berkelas dunia.

Gerak langkah entitas bisnis PT Trakindo Utama selama 50 tahun telah memberikan kontribusi besar dalam membangun perekonomian Indonesia, bahkan telah memberikan berbagai manfaat bagi anak bangsa agar turut berkembang dengan Trakindo Utama dalam penguasaan teknologi alat berat, serta membangun indusatrialisasi komponen-komponen alat besar di dalam negeri di bawah Trakindo Utama dengan lisensi langsung dari pemegang brand Caterpilar.

Kita me-refresh keberadaan Trakindo Utama akan menjadikan gerak langkah perusahaan nasional benar-benar telah terukur, fokus dalam membangun bisnis.

Pada tahun 1971 PT Trakindo Utama telah resmi menjadi agen tunggal dari USA brand CATERPILAR untuk Indonesia. Dan pada tahun yang sama pula, Trakindo mendirikan traning center di kawasan Jatiluhur, Jawa Barat.

Setelah enam tahun berdiri Trakindo, tepatnya tahun 1977, Trakindo mendirikan anak perusahaan PT Sanggar Saran Baja(SSB) , di mana anak perusahaan SSB  ini mendapatkan izin dan lisensi dari pemegang brand untuk membangun industri di dalam negeri  dalam rancang bangun dan pabrikan  alat-alat berat.

Tentunya konstribusi Trakindo kepada negeri (NKRI) tidaklah kecil, pada tahun 1978 Trakindo turut memberikan dukungan besar terhadap konstruksi pembangunan jalan tol Jagorawi, dimana ini proyek pertama jalan tol di Indonesia.

Dan tahun 1980 Trakindo memberikan dukungan besar  dalam pembangunan bandara Internasional Soekarno- Hatta, ini merupakan Bandara Internasional yang menjadi kebanggaan Republik ini. Tahun 1981, Trakindo pun turut memberikan dukungan dalam pembangunan Waduk Saguling.

Dalam rangka memberikan layanan primanya kepada konsumen, maka pada tahun 1991 Trakindo mendirikan Scheduled Oil Sampling (S.O.S) ini yang pertama di Jakarta.

Dengan semakin berkembangnya bisnis Trakindo dan juga telah berkembangnya anak perusahaan, maka tahun 2001 dibangunlah Induk, Holding perusahaan PT Tiara Marga Trakindo (TMT)  dimana ada beberapa anak perusahaan yang terafiliasi  di bawah TMT.

Dimana di bawah bendera Taiara Marga Trakindo (TMT) sebagai induk/holding perusahaan terafiliasi 8 perusahaan anak perusahaan dan terafiliasi pula 17 cucu yang langsung memberikan kontribusi setoran laba bagi induk perusahaan, TMT. Tentunya gerak langkah bisnis TMT di Indonesia sudah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan Indonesia dengan memberika setoran pajak ke kas negara, serta dalam menyerap tenaga kerja. Juga memberikan kemampuan anak bangsa akan penguasaan teknologi dan rancang bangun industri alat berat.     

CSR Trakindo

Menjadi corporate citizen atau warga dunia usaha yang baik bagi Trakindo lebih lebih dari sekedar program atau niat baik. Hal ini sudah tertanam pada misi perusahaan dan menjadi nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman bagi seluruh karyawan Trakindo.

Sebagai perwujudan misi Trakindo untuk membangun perusahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi rakyat Indonesia, Trakindo mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan karakter yang tinggi. Untuk itu, Trakindo berupaya menerapkan tanggung-jawab sebagai warga korporat yang baik dengan menitikberatkan pada pilar-pilar corporate citizenship Trakindo yaitu di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA:   Bursa Saham Indonesia Dibuka Menguat 17,22 Poin

Bidang Pendidikan

Trakindo memiliki kepedulian yang tinggi dalam memajukan pendidikan di Indonesia, karena pendidikan merupakan fondasi bagi pembangunan karakter bangsa dan individu yang beretika. Program bantuan pendidikan yang diberikan Trakindo bersifat holistik, mulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sampai Politeknik.

Di tingkat Sekolah Dasar, Trakindo mencanangkan Program Bantuan Pendidikan bagi 40 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dalam rangka ulang tahun perusahaan ke-40 di tahun 2010 yang lalu. Bantuan pendidikan ini menyebar ke seluruh Indonesia dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga Papua.

Program ini meliputi tiga hal, yaitu renovasi fisik sekolah untuk menciptakan kegiatan belajar-mengajar yang aman, nyaman dan kondusif, diikuti pendampingan sekolah melalui pelatihan guru, dan bantuan pendidikan siswa (beasiswa) untuk murid yang berprestasi dari keluarga yang memerlukan bantuan.

Lebih dari 15.000 murid dan 1.000 guru telah mendapatkan manfaat dari program ini. Trakindo meyakini bahwa pendidikan berkarakter harus ditanamkan dari usia dini, hal inilah yang melatarbelakangi pencanangan bantuan dari Trakindo ke-40 SDN.

Trakindo juga secara aktif terlibat dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia tingkat SMK dan Politeknik untuk diserap oleh dunia industri. Sejalan dengan pengalaman dan keahlian Trakindo di bidang alat berat, Trakindo mengembangkan program studi alat berat di 9 SMK dan 6 Politeknik di seluruh Indonesia sejak tahun 1996. Program ini meliputi pengembangan kurikulum dan materi pelajaran, sarana dan alat-alat pendukung, pelatihan kerja atau On the Job Training (OJT) bagi siswa/ mahasiswa serta pelatihan staf pengajar dan instruktur di Training Center Trakindo.

Trakindo bangga telah menjadi pionir dalam pengembangan kurikulum alat berat yang berbasis karakter dan telah disahkan menjadi kurikulum nasional. Dengan kurikulum berbasis karakter ini, para lulusan telah dipersiapkan untuk memiliki integritas yang tinggi. Lebih dari 3.000 siswa/mahasiswa telah diserap oleh Trakindo dan industri alat berat lainnya serta lebih dari 100 guru telah mendapatkan manfaat dari program ini.

Bidang Kesehatan

Tanggung-jawab Trakindo sebagai warga korporat juga diwujudkan dengan program kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan aksi sosial lainnya. Trakindo menganggap keselamatan kerja dan kesehatan bagi para karyawan adalah salah satu prioritas utama dalam melakukan kegiatan operasionalnya.

Kegiatan kesehatan pada masyarakat juga rutin dilakukan, seperti kegiatan donor darah yang diselenggarakan di berbagai kantor Trakindo di seluruh Indonesia serta bekerjasama dengan perusahaan lain dalam kegiatan operasi bibir sumbing. Pada perihal HIV/AIDS di tempat kerja, lebih jauh dari memberikan dukungan terhadap program pemerintah, Trakindo juga adalah anggota aktif dari IBCA (Indonesia Business Coalition on AIDS).

BACA JUGA:   MedcoEnergi Raih Empat Penghargaan SKK Migas di ICIUOG 2023

Lingkungan

Komitmen Trakindo dalam pembangunan berkelanjutan juga meliputi penyelenggaraan praktik-praktik lingkungan yang benar. Beberapa inisiatif telah diambil Trakindo dalam perwujudan kepedulian lingkungan sebagai salah satu prioritas dalam beroperasi. Trakindo mendukung langkah untuk menggunakan biofuel untuk alat berat. Cabang-cabang perusahaan memaksimalkan pemakaian air seperti pembuangan air dari cucian alat berat (washpad) untuk bisa didaur ulang selain, juga memonitor alur keluar dan masuk air yang digunakan.

Praktik lainnya, dilakukan konservasi air, dimana air yang digunakan berasal dari air permukaan yang mengalir di saluran air milik umum. Air yang masuk akan diproses secara khusus untuk mengurangi kandungan logam berat, sehingga tidak hanya dapat digunakan untuk keperluan workshop, tapi juga untuk kebutuhan toilet dan lainnya.

Sementara itu, sebelum dilepas ke lingkungan sekitar, air dari workshop dimasukkan ke dalam fasilitas oil trap untuk memisahkan air dari oli dan bahan bakar sisa. Ini untuk memastikan air yang dibuang tidak mengandung bahan berbahaya dan secara rutin air buangan tersebut diuji oleh institusi terkait.

Sementara itu oli bekas juga dikelola pihak ketiga yang memiliki izin sah dari pemerintah. Untuk mengurangi limbah oli bekas, beberapa workshop Trakindo mengaplikasikan teknologi kidney loop, yang berfungsi membersihkan oli, sekaligus bisa membantu pelanggan menghemat biaya untuk pembelian oli baru dengan cara oli yang sudah dipakai disaring kembali dengan filter dan diukur kebersihannya.

Trakindo telah mengenalkan teknologi untuk memperpanjang pemakaian pelumas kepada para pelanggannya. Dari upaya itu, ada peningkatan pemakaian oli, dari interval penggantian setiap 2.000 jam menjadi 8.000 jam, sehingga penghematan terhadap pemakaian oli pun bisa diwujudkan.

Dari sisi penghematan energi, fasilitas-fasilitas Trakindo telah mengurangi penggunaan lampu di siang hari dan menggunakan cahaya matahari (sky light) untuk bekerja. Pada metode ini, atap didesain sedemikian rupa agar matahari masih dapat tembus menyinari ke dalam ruangan kerja.

Bantuan Kemanusiaan

Trakindo juga aktif berpartisipasi dalam bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban bencana. Pemulihan ekonomi masyarakat, mobilisasi alat berat dan donasi untuk kebutuhan pokok lainnya adalah berbagai aktivitas Trakindo dalam Compassionate Relief. Hal ini terlihat ketika Trakindo secara serius turun tangan membantu korban bencana Merapi, Mentawai dan Wasior di tahun 2010 dengan melakukan pemberdayaan masyarakat disana dan dipantau secara rutin agar dapat kembali pulih secara ekonomi setelah bencana. Perusahaan dan para karyawan juga bersama-sama menggalang dana dan turun ke lokasi menolong para korban pada saat bencana banjir terjadi di beberapa kota di Indonesia akhir-akhir ini.

Melalui pelaksanaan program Corporate Citizenship, Trakindo ingin memberikan manfaat nyata bagi para seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat untuk mencapai tujuan akhirnya yaitu pembangunan berkelanjutan.

Previous Post

Kuartal III – 2021, Proyek Migas Onstream Capai 100% Target

Next Post

INA-Dubai Port Siap Investasi Rp 106,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR