Jakarta, TopBusiness—PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) melalui anak perusahaannya PT Chandra Asri Perkasa telah menunjuk empat kontraktor yaitu Toyo Engineering Corporation, Samsung Engineering Co., Ltd., Wood, dan PT Haskoning Indonesia.
“Hal itu untuk mengerjakan Front-End Engineering Design (FEED) bagi kompleks petrokimia kedua berskala global milik Chandra Asri di Indonesia (CAP2),” kata Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra, hari ini secara tertulis.
FEED merupakan tahapan kunci untuk perencanaan rinci proyek CAP2 dan akan diikuti dengan proses seleksi untuk para kontraktor teknis, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement, and construction (EPC). Final Investment Decision (FID) akan diambil oleh para pemegang saham setelah seleksi EPC selesai.
Chandra Asri menargetkan untuk mengambil FID pada tahun 2022 dan operasional CAP2 akan dimulai dari tahun 2026.
Erwin Ciputra mengatakan, “Kami sangat antusias untuk mengumumkan bahwa proyek kompleks petrokimia kedua kami, telah memasuki babak baru yang menarik dengan terpilihnya empat kontraktor internasional terkemuka untuk mengerjakan FEED.”
Pihaknya akan bekerja sama dengan kontraktor terpilih untuk membuat kemajuan dalam proyek CAP2 sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan bersama. Dengan dimulainya pekerjaan FEED, Chandra Asri berharap dapat merealisasikan proyek CAP2; mengandalkan rekam jejak kinerja dalam menyelesaikan Integration Master Plan untuk kompleks yang sudah terlebih dahulu ada dengan lancar dan aman.
“Hal ini akan memperkuat posisi kami sebagai mitra pertumbuhan bagi segenap sektor industri lainnya dan juga bagi perekonomian nasional.”
