TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Bangun 2 Gedung Kantor Wilayah OJK

Albarsyah
24 November 2021 | 14:51
rubrik: BUMN
Hutama Karya Bangun 2 Gedung Kantor Wilayah OJK

Jakarta, TopBusiness – Memasuki triwulan IV tahun 2021, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali  mendapatkan kontrak baru untuk Pembangunan Kantor Wilayah Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) di Provinsi Sumatra Selatan dan Jawa Timur.

Kontrak proyek ini secara resmi ditandatangani pada Jum’at (25/6) beberaoa waktu lalu antara Otoritas Jasa  Keuangan (OJK) dengan KSO PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (Adhi Karya) dan PT Hutama  Karya (Persero) (Hutama Karya). Berdasarkan kontrak yang sudah disepakati, proyek tersebut  akan digarap selama 309 hari kalender atau ditargetkan rampung pada April 2022.

Acara  penandatanganan dihadiri oleh Kepala Departemen Gedung Adhi Karya, Yan Arianto,  Executive Vice President (EVP) Divisi Gedung Hutama Karya, Purnomo, serta Deputi  Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto, mengatakan bahwa total kontrak proyek  KSO Gedung ini adalah senilai Rp 326.184.936.000,- di mana Kantor Regional 4 Surabaya sebesar Rp 179.759.352.300,- dan Kantor Regional Sumatera Bagian Selatan sebesar Rp  146.425.583.700,-. “Dalam KSO ini kami akan menggarap pekerjaan mulai dari perencanaan,  pekerjaan struktur, arsitektur, MEEP, interior, hingga landscape. Kami akan benar-benar memperhatikan kualitas dari bangunan yang di kerjakan agar nantinya dapat digunakan sesuai  dengan kebutuhan penggunaan gedung OJK ini,” ujar Ferry kepada TopBusiness.id.

Lebih lanjut Ferry menambahkan bahwa waktu yang relatif singkat dan area kerja yang sempit  menjadi tantangan tersendiri pada proyek Gedung OJK ini, karena membutuhkan strategi  pelaksanaan, fokus dan tenaga ekstra untuk mencapai target penyelesaian.

Sampai dengan  akhir Oktober 2021 progres pekerjaan sudah sampai struktur lantai 2. Dari sisi teknologi, KSO Adhi-HK menggunakan metode BIM untuk memudahkan berbagai aspek pekerjaan dalam  proyek ini termasuk manajemen site.

BACA JUGA:   RI Targetkan 70% Pembangkit Listrik EBT di RUPTL 2025—2034

Selain itu, lokasi proyek yang berada di jalan protokol  dan berbatasan langsung dengan perumahan warga juga menjadi tantangan sendiri, sehingga  memerlukan pendekatan sosial yang lebih intens serta sosialisasi di awal pelaksanaan kepada  instansi terkait maupun warga sekitar. 

Bersamaan dengan pembangunan fisik bangunan, KSO turut memberikan bantuan kepada  keluarga Bapak Anwar, yaitu warga yang lokasi rumahnya berbatasan langsung dengan lokasi proyek, dengan merelokasi Bapak Anwar dan keluarganya ke lokasi rumah yang lebih layak  huni dan jauh dari gangguan selama pelaksanaan proyek. “Kami memastikan proyek yang kami  bangun tidak merugikan pihak manapun,” jelas Ferry.

Lebih lanjut disampaikan bahwa KSO juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh karyawan, pekerja, maupun tamu yang datang. “Sebelum memasuki area proyek, para karyawan dan pekerja dilakukan cek suhu tubuh serta wajib mencuci tangan di lokasi yang disediakan. Wastafel yang disediakan juga menggunakan sistem injak kaki sehingga menunjang keamanan dan kenyamanan. KSO juga memberikan fasilitas vaksin gratis  kepada para pekerja dan karyawan yang belum melakukan vaksinasi,” imbuh Ferry.

Adhi Karya dan Hutama Karya sudah banyak berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur, baik gedung hingga jembatan. Kolaborasi nan apik membuat hasil dari infrastruktur yang dibangun oleh Hutama Karya dan Adhi Karya memiliki tingkat kualitas yang baik.

“Sudah  banyak proyek-proyek kolaborasi Adhi Karya dan Hutama Karya yang selama ini digarap  bersama, di antaranya pembangunan Proyek Masjid Al-Jabbar. Adapun proyek Gedung OJK  ini juga termasuk kontrak baru yang kami garap. Tentu besar harapan kami dapat  menyelesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik dan memenuhi ekspektasi owner,” tutup  Ferry Febrianto, Direktur Operasi II Hutama Karya

BACA JUGA:   Askrindo Jamin KUR Rp 616,11 Triliun

Melalui pembangunan proyek ini, diharapkan agar Gedung Baru OJK dapat menjadi salah satu  gedung perkantoran yang ramah lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi OJK serta  menjadi ikon gedung baru di Sumatra Selatan dan Jawa Timur.

Previous Post

PetroChina dapat Perpanjangan Kontrak WK Jabung

Next Post

Kuartal III 2021, Astra Life Bukukan Pertumbuhan Premi 58%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR