Jakarta-Thebusinessnews. Mandiri Sekuritas melakukan penjaminan transaksi saham dan obligasi sebesar lebih dari Rp 12,9 triliun, serta menempati pangsa pasar penjaminan emisi obligasi dan saham masing-masing sebesar 9,2% dan 12,6% serta di pasar saham sebagai broker lokal teraktif dengan pangsa pasar 4,3%.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto mengatakan, dalam kurun waktu 11 bulan, Mandiri Sekuritas berhasil menyelesaikan penawaran obligasi dan saham dengan total nilai emisi sebesar Rp 66,3 triliun yang terdiri dari 17 penerbitan obligasi senilai Rp 29,4 triliun serta 6 transaksi penawaran saham dengan nilai total Rp 36,9 triliun. “ Kami sukses menyelesaikan sejumlah transaksi besar dari berbagai industri seperti obligasi Telkom senilai Rp 7 triliun dan transaksi rights issueHM Sampoerna sebesar Rp 20,8 triliun.” Ujar dia di Jakarta, Kamis, 10 Desember 2015.
Abiprayadi menambahkan, Mandiri Sekuritas terus menjaga kepercayaan klien dengan menyelesaikan lebih dari 40 project advisory atau jasa penasihat keuangan dari berbagai perusahaan terkemuka. Pencapaian ini meningkat dari 35 deal yang diamanatkan kepada Perusahaan di tahun 2014.
Dari sisi bisnis capital market, Mandiri Sekuritas hingga November 2015 berhasil mencatatkan nilai transaksi saham sebesar Rp 111 triliun dan menjadikan Perusahaan sebagai broker lokal teraktif di pasar modal dengan pangsa pasar 4,3%. Perusahaan mampu menjaga konsistensi dalam mendorong transaksi meskipun terjadi koreksi di pasar modal hingga 13%. Dalam periode ini, Nilai transaksi harian rata-rata yang dibukukan Mandiri Sekuritas mencapai Rp 494 miliar per hari, di mana 65% transaksi berasal dari klien institusi dan 35% dari nasabah ritel.
Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan produk-produk investasi saham terlengkap melalui layanan Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST). Saat ini Mandiri Sekuritas memiliki 48.500 nasabah ritel, meningkat 28% dari jumlah nasabah di tahun 2014 yakni 38.000 nasabah.(az)