TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pinjaman UMKM Investree Tumbuh 78 Persen

Nurdian Akhmad
15 December 2021 | 16:37
rubrik: Business Info
Awas, 105 Fintech Ditemukan Ilegal

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Investree, perusahaan fintech lending terus berupaya membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengahg (UMKM) untuk terus bertumbuh. Hal ini sesuai tagline #GrowStron6er.

Data per kuartal III 2021 menunjukkan, jumlah fasilitas pinjaman tumbuh sebesar 78 persen dari Rp 7,3 triliun pada 2020 menjadi Rp 13 triliun pada 2021.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan optimismenya terhadap pertumbuhan UKM di Indonesia. “Di tengah masa sulit ini, kami percaya semua orang terutama pelaku UKM dapat terus bertumbuh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/12/2021).

Menurutnya sebesar 30 persen kontribusi UMKM berasal dari ekosistem kemitraan digital yang Investree bangun dan lakukan dengan berbagai rekanan strategis. Selain itu, loan outstanding yang belum terbayarkan melalui platform kami berkontribusi sebesar 8,3 persen terhadap loan outstanding produktif negara ini.

“Kami juga terus meningkatkan pertumbuhan basis pemberi pinjaman (lender) baik dari individu maupun institusi. Jumlah lender naik sebesar 64 persen menjadi 47 ribu dan memperkuat dukungan dari institusi keuangan solid,” ucapnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Investree mengoptimalkan data dan teknologi untuk menghubungkan borrower dan lender secara terjangkau, cepat, dan efisien. Kini, Investree menjadikan bisnis pelaku UKM lebih mudah diakses dan terdigitalisasi dengan menghadirkan beragam solusi bisnis inovatif.

Salah satunya kolaborasi dengan Billtree, solusi digital untuk proses bisnis lebih mulus di mana pelaku UKM dapat memanfaatkan layanan faktur elektronik, cloud accounting, dan point of sales (POS) yang dimilikinya.

Ada juga kolaborasi dengan AIForesee sebagai layanan penilaian kredit inovatif yang memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning untuk meningkatkan proses dan keluaran penilaian kredit UKM milik Investree agar lebih komprehensif.

BACA JUGA:   BDMN Salurkan Kredit UKM via Platform Investree

Adrian turut menyorot kontribusi Investree terhadap pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pembiayaan kolaboratif green financing. Contohnya proyek pembiayaan hijau untuk distributor motor listrik, Gesits Bali Pratama, serta sokongan pendanaan bagi UKM high impact dari lender institusi yang berfokus pada dampak sosial-ekonomi-lingkungan, responsAbility.

Tags: investree
Previous Post

Alokasikan Capex Rp11 Triliun di 2022, CMNP Siap Geber Pembangunan Tol Cisumdawu

Next Post

Melalui CPNE, LPEI Sukses Bantu UKM Naik Kelas dan Mendunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR