TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kredit Tumbuh 4,73 Persen, Intermediasi Bank Membaik

Nurdian Akhmad
17 December 2021 | 10:51
rubrik: Ekonomi
FOTO – Aktivitas di Pasar Cipulir Lumpuh

Pengusaha UMKM (Foto: Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) mencatat adanya pertumbuhan kredit perbankan pada November 2021 untuk menjadi sinyal pemulihan dunia usaha . Berdasarkan data, Intermediasi perbankan terus membaik dengan pertumbuhan kredit sebesar 4,73 persen (yoy).

Gubernur BI, Perry Warjiyo  menjelaskan, pertumbuhan kredit lebih merata pada semua jenis penggunaan, baik kredit modal kerja, kredit investasi maupun kredit konsumsi, yang masing-masing tumbuh 5,38 persen (yoy), 4,30 persen (yoy), dan 4,11 persen (yoy).

Dari sisi sektoral, pertumbuhan kredit juga lebih broad based di hampir seluruh sektor perekonomian dan UMKM, mengindikasikan meningkatnya permintaan kredit sejalan dengan pemulihan aktivitas dunia usaha.

“Dari sisi penawaran, Bank Indonesia terus menempuh kebijakan makroprudensial longgar, sementara perbankan menurunkan standar penyaluran kredit seiring dengan menurunnya persepsi risiko kredit,” ujar Perry di Jakarta seperti dikutip Jumat (17/12/2021).

Diterangkan ketahanan sistem keuangan tetap terjaga dan fungsi intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan secara bertahap. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio / CAR) perbankan Oktober 2021 tetap tinggi sebesar 25,30 persen, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan / NPL) tetap terjaga, yakni 3,22 persen (bruto) dan 1,02 persen (neto).

 Menurut Perry, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lainnya di sektor keuangan untuk mendorong lebih lanjut peningkatan kredit dan pembiayaan perbankan kepada dunia usaha. Terutama dari sisi permintaan sejalan dengan meningkatnya kegiatan ekonomi.

BACA JUGA:   BPS: Ekspor April 2018 Terpangkas 7,19%
Tags: bank indonesiaintermediasi perbankankredit perbankan
Previous Post

LinkAja Wujudkan Digitalisasi Ekosistem Bisnis UMKM dan Korporasi

Next Post

J&T Cargo Buka Kemitraan dengan UKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR