TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Rampungkan Proyek Strategis di 2021

Albarsyah
22 December 2021 | 16:58
rubrik: BUMN
Hutama Karya Rampungkan Proyek Strategis di 2021

Jakarta, TopBusiness  –  PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berhasil merampungkan dan  meresmikan beberapa proyek strategis di Indonesia. Proyek infrastruktur tersebut meliputi  bandara, jalan tol, hingga pembangkit listrik. 

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, mengatakan bahwa di sepanjang 2021, Hutama  Karya berhasil menyelesaikan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan beberapa proyek  infrastruktur jasa konstruksi lainnya. “Di awal tahun, tepatnya pada bulan Maret 2021 Hutama  Karya berhasil mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Medan – Binjai seksi  1 (Tanjung Mulia – Marelan) sepanjang 4,2 Km dan JTTS Ruas Sigli – Banda Aceh seksi 3  (Jantho – Indrapuri) sepanjang 16 Km,” ujar Budi. 

Dengan kata lain, hingga akhir tahun  Hutama Karya telah membangun sepanjang 626 KM untuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). 

Selain Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya juga berhasil  merampungkan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa  Tengah pada bulan Juni 2021. 

Kemudian pada Juli tahun ini, terdapat proyek pekerjaan  pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Parmonangan-2 di Tapanuli  Utara, Sumatra Utara. 

“Pada bulan September, Hutama Karya juga berhasil merampungkan  Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang merupakan proyek Joint  Operation (JO) antara Hutama Karya bersama dengan WIKA dan Nindya Karya, lalu RS Mata  Manado di pertengahan tahun, serta di akhir November Hutama Karya juga merampungkan  proyek Bendungan Gongseng di Bojonegoro dan telah diresmikan oleh Presiden RI,” lanjut  Budi kepada TopBusiness.id.

Hingga akhir tahun 2021, Hutama Karya telah menargetkan penyelesaian beberapa ruas JTTS  lainnya yakni JTTS Ruas Pekanbaru – Padang seksi Pekanbaru – Bangkinang sepanjang 31  Km, JTTS Ruas Binjai – Langsa segmen Binjai – Stabat sepanjang 12 Km dan JTTS Ruas Sigli  – Banda Aceh seksi 2 sepanjang 6 Km.  

BACA JUGA:   Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Mulai Beroperasi tanpa Tarif 27 Oktober

Budi menyampaikan, nilai kontrak konstruksi sepanjang 2021 mencapai Rp 8,45 triliun. Nilai  itu meliputi Kerjasama Operasional (KSO) sebesar Rp 4,42 triliun dan Non-KSO sebesar Rp  4,03 triliun. 

Ia juga menambahkan bahwa per september 2021 EBITDA perusahaan meningkat  36,7%, sedangkan ekuitas perusahaan tumbuh hingga 13,1%. 

Diluar JTTS, di tahun ini HK meraih sebanyak 22 kontrak baru yang terdiri dari 14 Proyek  Infrastruktur (jalan, jembatan, bendungan, dll), 5 Proyek Gedung, dan 3 Proyek EPC. 

Adapun  hingga akhir tahun 2021 terdapat 70 proyek konstruksi yang masih on going yakni 18 Proyek  EPC, 12 Proyek Gedung, dan 40 Proyek Infrastruktur yang tersebar dari Aceh hingga Papua. 

Beberapa proyek yang ditandatangani sepanjang 2021 meliputi Proyek MRT CP 203 senilai  Rp 1,4 triliun, Proyek ITDC Mandalika senilai Rp 376 miliar, Proyek Jembatan Kretek Bantul  senilai Rp 171 miliar, Proyek Bendungan Ameroro Sulteng senilai Rp 306 miliar, Proyek  Dermaga Sanur senilai Rp 205 miliar, proyek EPC Open Access RU VII Kasim milik  Pertamina di Sorong, proyek LPG Jatim, proyek pembangunan gedung UPI di Bandung senilai  Rp 202 miliar, proyek Gedung Universitas Malikus Saleh di Aceh senilai Rp 137 miliar, proyek  Gedung OJK senilai Rp 133 miliar, serta proyek Masjid Jawa Barat senilai Rp 223 miliar. 

Sedangkan untuk proyek yang masih berjalan beberapa diantaranya, Runway Bandara  Internasional Lombok, Bendungan Way Apu, Simpang Susun Romokalisari di Jalan Tol  Surabaya – Gresik, konstruksi pada Tol Seberlawan – Siantar senilai Rp 2,2 Triliun, Apartemen  Aspena Pluit Sea View, Integrated Building Soekarno Hatta, Gedung Politeknik STAN, PLTU  Surayala, hingga Lawe Lawe Facilities RDMP RU V.  

BACA JUGA:   Inalum Menuju Swasembada Aluminium

2022 

Pada 2022 mendatang, Hutama Karya telah menyiapkan strategi untuk mencapai target yang  dicanangkan. Selain fokus pada pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera khususnya tahap I  pembangunan yang terdiri dari 8 ruas konstruksi, Hutama karya juga mempercepat proses  pembangunan proyek JTTS serta mempercepat penyelesaian desain dan pembebasan lahan di  ruas-ruas prioritas. 

“Kami juga akan meningkatkan produktivitas konstruksi pada lahan sudah  bebas, mempercepat perizinan yang berkaitan dengan pihak-pihak eskternal seperti Balai  Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Barang Milik  Negara (BMN),” lanjut Budi. 

Di sisi lain, Hutama Karya juga fokus pada proyek-proyek non-BUJT lainnya seperti proyek  jalan, jembatan, EPC, serta prasarana perhubungan. 

Selain itu, Hutama Karya sebagai salah  satu BUMN yang memiliki tagline “Inovasi Untuk Solusi” memandang penting penggunaan  teknologi baru, karena dengan adanya teknologi baru akan memberikan kinerja yang lebih  efisien dalam pengerjaan konstruksi ke depannya.  

“Saat ini, Hutama Karya telah dan akan mengedepankan penggunaan-penggunaan teknologi  muktahir seperti penerapan Building Information Modelling (BIM) dan LiDAR pada setiap  tahap perencanaan hingga pembangunan konstruksi,” sambung Budi. 

Tak hanya itu, Hutama Karya akan berupaya mengoptimalkan peluang perolehan kontrak baru  pada proyek-proyek yang berasal dari pemerintah, BUMN, dan swasta. Ke depannya,  perolehan kontrak baru Hutama Karya akan banyak didukung dari proyek non Jalan Tol Trans  Sumatera khususnya road & related buildings selaras dengan fokus Hutama Karya untuk  menjadi champion pada segment tersebut. “Kami juga melihat adanya potensi kerjasama  flagship project Hutama Karya dengan world class company,” ujar Budi.

Penghargaan  

Catatan kinerja positif Hutama Karya telah mengantarkan perusahaan untuk mendapatkan  beberapa penghargaan sepanjang 2021. Penghargaan tersebut antara lain, TOP 5 BUMN:  “Menuju Informatif” dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, menjadi BUMN pertama  yang berhasil meraih ISO 19650 Kitemark part 1,2, dan 5, dua penghargaan dari Business  Performance Excellence Awards 2021, Innovator of The Year pada Autodesk ASEAN  Innovation Award 2021, Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) Emerging Industry  Leader, Kriteria Penilaian Teknologi Unggul (KPTU) Mature in Technology Capability,  meraih Innovator of The Year pada Autodesk ASEAN Innovation Awards, meraih Bronze  Winner kategori Brand Strategy: Brand Identity dalam BUMN Branding and Marketing  Awards 2021, 2nd The Best Kategori BUMN Sektor Non Keuangan pada Indonesia Human  Capital Award, serta Performing Social Responsibility Activities dalam Top CSR Award 2021. 

BACA JUGA:   Dahua Targetkan 100 proyek CCTV berteknologi AI

Semua penghargaan itu, kata Budi, merupakan hasil kerjasama semua pihak baik internal  Hutama Karya maupun stakeholder. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Hutama Karya  terus bersinergi dalam menghubungkan kebaikan dan membangun Indonesia,” kata Budi. 

CSR 

Sepanjang tahun 2021, Hutama Karya telah menyalurkan Rp 11,192 miliar untuk program  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dimana 74% untuk pilar sosial yakni sektor  pendidikan, kesehatan, dan pemberantasan kelaparan dan kemiskinan. 

Kemudian 4% untuk  pilar ekonomi (infrastruktur masuk desa dan pendanaan UMK), serrta 22% untuk pilar  lingkungan yang meliputi sektor lingkungan, bantuan keagamaan, tanggap bencana, dan  sanitasi masyarakat. 

Perusahaan di tahun ini juga sudah menanam 60.000 pohon di sepanjang  JTTS. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan jalan tol hijau ramah lingkungan. 

Terakhir di tahun 2021 ini, perusahaan menyelenggarakan HK Endurance Challenge 2021:  Lombok Series. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang bersal dari 18 negara. Event akbar  ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta hingga pemerintah dan  masyarakat setempat karena menjadi daya ungkit perekonomian dalam rangka Pemulihan  Ekonomi Nasional. 

Previous Post

Ace Hardware Segera Buka Gerai ke-218

Next Post

Bank bjb syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Rp 300 M

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR