TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gelar Rights Issue, Bank Allo Disuntik Banyak Investor Kakap

Busthomi
11 January 2022 | 13:00
rubrik: Capital Market
Lepas 33,33% Saham ke Pubik, Satria Mega Tawarkan Harga Rp165

Foto: istimewa


Jakarta, TopBusiness — Sederet investor besar, seperti CT Corp, Salim Group, Bukalapak (BUKA), anak usaha Grab yakni, Carro dan Growtheum Capital Partners berpartisipasi bersama dalam Rights Issue PT Bank Allo Indonesia Tbk (BBHI) untuk mengakselerasi ekspansi layanan kredit ke seluruh Indonesia.

Bank Allo adalah bank berlisensi penuh yang menawarkan produk rekening pribadi, bisnis, dan rekening gabungan (joint account) termasuk Paylater, InstantCash, tabungan dan deposito berjangka, e-wallet, Top Up, layanan pembayaran dan transfer.

Right Issue ini akan meningkatkan modal inti Bank Allo menjadi lebih dari Rp6 triliun dan membuat Bank Allo menjadi salah satu bank digital dengan permodalan yang kuat di Indonesia.

“Kami antusias untuk meluncurkan layanan pinjaman di Indonesia yang masyarakatnya berjumlah hampir 280 juta jiwa dimana 50 persennya tidak memiliki rekening bank dan 15 persennya lagi masuk dalam kategori underbanked dengan akses terbatas ke produk-produk pinjaman, investasi dan asuransi,” ujar Komisaris Bank Allo, Ali Gunawan, di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Dia berharap, Bank Allo dapat menghadirkan akses yang mudah ke produk-produk finansial untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui sebuah brand yang mereka kenal dan percaya.

Chairman of CT Corp, Chairul Tanjung menambahkan, bagi CT Corp, kerja sama ini adalah sebuah langkah maju untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. CT Corp memiliki lebih dari 100 juta pelanggan setia dengan jumlah pengguna aktif yang besar yang merupakan data yang fantastis sebagai jantung dari loyalty programs dan produk-produk kredit.

“Kami mengapresiasi upaya dari Growtheum Capital untuk menggabungkan beragam konsorsium yang akan memberikan kesempatan pada Bank Allo untuk menyediakan fasilitas pinjaman dan menerima deposito dari seluruh masyarakat Indonesia melalui penggabungan ekosistem dari CT Corp dan para mitra strategis kami,” ujar Chairul.

BACA JUGA:   PTPP Gelar RUPS Tahun 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis

“Kami sangat percaya bahwa akses ke ekosistem yang besar dapat membantu Bank Allo untuk semakin meningkatkan jumlah pelanggan setianya serta mendorong tingkat penggunaan di dalam upayanya memenuhi berbagai kebutuhan finansial masyarakat melalui user experience yang unik,” sambung dia.

Sementara itu, President and CEO of Salim Group, Anthoni Salim menyatakan optimismenya menjad mitra strategis utama Bank Allo. Apalagi posisi Salim Groyp sendiri merupakan brand terpercaya di Indonesia yang memberikan solusi bagi kebutuhan harian para konsumen dari semua umur dan latar belakang melalui produk-produk makanan, retail, consumer services, logistik, dan infrastruktur teknologi.

“Sehingga kami menyediakan layanan kredit sesuai kebutuhan dan berkelanjutan bagi sesama masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bukalapak, Willix Halim, bagi Bukalapak, melalui bisnis Mitra dan konektivitas dengan vertikal-vertikal baru di pasar UMKM, kerja sama ini dapat mengembangkan penawaran serta aksesibilitas kredit bagi para pelaku usaha di area rural.

Hal ini dapat memperdalam dan memperluas penetrasi ke seluruh penjuru Indonesia. Dengan penetrasi telepon seluler sebanyak 80%, Indonesia siap dengan kehadiran bank digital.

“Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi dengan touchpoint offline, kami makin dapat mengakselerasi implementasi layanan perbankan ke seluruh tanah air-selaras dengan kebijakan inklusi finansial pemerintah, terlebih karena UMKM berkontribusi hampir 60% bagi PDB negara,” ujarnya.

Country Managing Director, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyatakan, pihakny percaya bahwa pendekatan ekosistem terbuka dapat mengakselerasi digitalisasi industri finansial dan mendorong inklusi finansial di seluruh Indonesia.

“Kemitraan ini akan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia, termasuk para pelaku usaha dan bisnis-bisnis kecil dengan membantu mereka bertumbuh bersama sejalan dengan perkembangan ekonomi digital,” ujarnya.

CEO and Co-Founder of Traveloka, Ferry Unardi menceritakan tujuan dari Traveloka dalam kerja sama ini. “Saya antusias untuk menyambut Bank Allo di Traveloka. Sebagai superapp lifestyle, kami adalah platform independen dengan beragam penyedia kredit di Indonesia dan kami akan bekerjasama dengan Bank Allo untuk menyesuaikan produk-produk pinjaman ini dengan kebutuhan gaya hidup dan aspirasi para pengguna kami,” katanya.

BACA JUGA:   Bank Ini Sabet 2 Gelar dari Euromoney

Co-founder and CEO of Carro, Aaron Tan menambahkan, Carro selalu berupaya melakukan inovasi dan menciptakan produk-produk sesuai kebutuhan para mitra dan konsumen kami. “Kami melihat kemitraan ini sebagai kelanjutan dari perjalanan kami dalam menyediakan pengalaman digital first yang kuat serta menggunakan big data untuk memberikan manfaat bagi para konsumen kami,” ungkapnya.

“Kemitraan ini akan memberikan kami akses ke produk-produk perbankan digital yang menarik untuk memenuhi kebutuhan mitra dan konsumen kami di Indonesia.”

Kemitraan antara sejumlah perusahaan ini juga dipandang oleh Managing Partner Growtheum Capital Partners, Amit Kunal sebagai pendorong utama untuk membawa dampak positif bagi kebutuhan bisnis dan individu masyarakat Indonesia.

“Jangkauan dan model bisnis yang beragam dari mitra-mitra konsorsium kami akan membantu Bank Allo meningkatkan kekuatan dari segala aspek di ekosistem offline dan online.”

“Kami antusias untuk bekerja sama dengan para manajemen dan pemegang saham untuk membuat produk-produk kredit sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia dan membantu mengembangkan bisnis-bisnis berkelanjutan hingga lintas siklus ekonomi dan generasi,” pungkasnya.

FOTO: Istimewa

Tags: Bank Allobank digitalrights issuetambah modal
Previous Post

Kimia Farma, Saham Sip Hari Ini

Next Post

Makin Ekspansif, Kedai Sayur Raih Pendanaan US$ 3,5 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR