TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ketahanan Pangan RI Dipuji FAO

Nurdian Akhmad
21 January 2022 | 11:07
rubrik: Ekonomi
Ketahanan Pangan RI Dipuji FAO

Jakarta, TopBusiness – Organisasi Pangan Duni (Food and Agriculture Organization/FAO) mengapresiasi upaya-upaya peningkatan produksi yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan). Program dan kebijakan yang dilakukan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya atas kepemimpinan Bapak Menteri Pertanian yang sangat baik pada pertanian Indonesia, seperti yang kita tahu bahwa pertanian Indonesia mampu untuk tumbuh positif selama masa – masa pandemi” ungkap Perwakilan FAO untuk Indonesia, Rajendra Aryal,  saat panen bersama Menteri Pertanian (Mentan) di Desa Karangpawitan, Kabupaten Karawang, seperti disampaikan dalam siaran persnya Jumat (21/1/2022).

Sebagai Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste, Aryal menyebut pandemi Covid-19 dan tantangan perubahan iklim telah memberi tantangan besar dalam hal pemenuhan pangan bagi banyak negara di dunia. Ia menekankan sebagai “closed collaborator” pihaknya akan mendukung penuh Kementan dalam hal mewujudkan ketahanan pangan.

“Seperti yang pak menteri katakan kami bekerjasama dengan kuat dalam melakukan transformasi pada sistem pertanian Indonesia, dan FAO selalu siap sedia untuk memberikan technical support bagi pertanian Indonesia dan kami akan mengkoneksikannya dengan rencana kerja FAO baik secara jangka pendek maupun jangka panjang” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan pihaknya bersama dengan FAO akan melakukan berbagai akselerasi untuk pertanian di Indonesia. Ia mengaku pandemi dan perubahan iklim telah menjadi tantangan besar bagi pertanian di banyak negara. Ia berharap dukungan FAO dapat memperkuat sektor pertanian termasuk dalam hal inovasi dan teknologi ke depan.

“Kerja sama kami bersama FAO adalah melakukan mitigasi terhadap tantangan perubahan iklim yang ekstrim, seperti melakukan mekanisasi, ataupun menciptakan varietas – varietas yang tahan cuaca, dan kami ajak FAO hari ini kelapangan untuk bersama – sama menyaksikan bagaimana potensi panen dan produksi padi di Kabupaten Karawang sebagai salah satu wilayah penghasil beras terbesar,” ungkap Syahrul.

BACA JUGA:   Piala Dunia 2018 akan Dorong Belanja Iklan

Perwakilan FAO untuk Indonesia, Rajendra Aryal bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo usai melakukan panen bersama di Desa Karangpawitan, Kabupaten Karawang. Foto: Kementan

Perwakilan FAO untuk Indonesia, Rajendra Aryal bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo usai melakukan panen bersama di Desa Karangpawitan, Kabupaten Karawang. Foto: Kementan

Berdasakan angka sementara Badan Pusat Statistik (BPS), Capaian produksi beras 2021 mencapai 31,69 juta ton, naik 0,35 juta ton atau 1,12% dibandingkan 2020. Surplus pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 1,65 juta ton. Bila ditambahkan dengan stok awal tahun 2021 (carry over tahun 2020) yang mencapai 7,32 ton maka total surplus beras tahun ini lebih dari 9 juta ton.

Tags: FAOketahanan pangan
Previous Post

Menangkan Kompetisi Trading, Pemred TopBusiness Raih Hadiah Mobil Tesla

Next Post

Produsen Otomotif Belarusia Jajaki Kerja Sama Industri Komponen RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR