TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Menguat

Agus Haryanto
10 February 2022 | 05:02
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Dalam daily research report dari samuel research team, memperlihatkan indeks harga saham gabungan atau IHSG berpotensi menguat.

Melalui Samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, menjelaskan bahwa  bursa AS ditutup cenderung menguat pada perdagangan Rabu (9/2). DJIA +0,9%, S&P500 1,5%, dan Nasdaq 2,1%. Penguatan pasar AS didorong salah satunya oleh menguatnya saham-saham teknologi seperti Shopify, Zoom, dan Meta. 

Mulai meredanya kekhawatiran terkait pandemi (yang salah satunya ditandai oleh keputusan Pemerintah New York untuk mencabut aturan wajib masker dalam ruangan) juga berpengaruh positif kepada pergerakan sejumlah saham di pasar. 

Pelaku pasar juga akan menunggu rilis data CPI US untuk bulan Januari pada Kamis (10/2) waktu setempat, yang diperkirakan akan naik 7,2% yoy (tertinggi sejak 1982). 

Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung menguat. CPO naik 3,1% ke level RM 5.706/ton, nikel 2,4% menjadi USD 23.757/ton, minyak WTI 0,3% ke level USD 89,7/bbl, harga emas 0,5% menjadi USD 1.837/ toz, sedangkan harga batubara turun 2,1% ke level USD 220/ton.

Bursa Asia ditutup menguat pada Rabu (9/2). Kospi 0,8%, Nikkei 1,1%, Shanghai 0,8%, dan Hang Seng 2,1%. EIDO ditutup menguat 0,8% ke level 23,9, sementara IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6.835, dengan net buy asing di pasar reguler sebesar Rp 1,4 triliun dan di pasar negosiasi Rp 47,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BCA (Rp 398,6 miliar), BBRI (Rp 235,2 miliar), dan BBNI (Rp 170,0 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan oleh ASII (Rp 65,9 miliar), BUKA (Rp 31,5 miliar), dan PSKT (Rp 31,5 miliar). Top leading movers adalah BBCA, TPIA, TLKM dan top lagging movers adalah ARTO, BEBS, MSIN.

BACA JUGA:   5 Saham Ini Disarankan Dibeli Hari Ini

Terjadi penambahan 46,843 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Rabu (9/2) dengan positive rate sebesar 19,1% (recovery rate: 91,1%, kasus aktif: 265.824).

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei 0,9% dan Kospi 0,5%. “Dengan dukungan sentiment positif bursa global dan regional, hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali bergerak menguat,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Siap Bersaing, IndoScore Jadi Situs Update Skor Bola dan Olahraga Lain

Next Post

Pada Pembukaan Perdagangan, IHSG Lanjutkan Peningkatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR