TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Supplier Wilmar Komitmen Pasok CPO Sesuai Harga DMO

Nurdian Akhmad
15 February 2022 | 10:35
rubrik: Business Info
Usai IPO, Emiten Sawit Ini Yakin Bisa Kompetitif

Ilustrasi industri sawit. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness –  Tiga pemasok minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) Wilmar berkomitmen memasok produknya dengan harga domestic market obligation (DMO) Rp 9.300 per kilogram (kg).

Ketiganya adalah PT Bumitama Gunajaya Agro, PT Union Sampoerna Triputra Persada, dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk.

Langkah itu dimaksudkan sebagai dukungan perusahaan perkebunan tersebut terhadap kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam negeri.

“Ini adalah komitmen supplier kami, perusahan perkebunan dalam mendukung program pemerintah. Dengan tersedianya CPO DMO tersebut, perusahaan mampu menyediakan lebih banyak lagi minyak goreng ke pasar dalam negeri,” ujar Presiden Direktur Consumer Pack Business Wilmar Thomas Muksim dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip Selasa (15/2/2022).

Wilmar berharap hal itu akan semakin mempermudah masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok tersebut di pasaran. “Kami bersama supplier juga akan memastikan bahwa tambahan CPO DMO akan sampai ke masyarakat dalam bentuk minyak goreng,” kata Thomas.

Upaya membantu pemerintah terkait kebijakan minyak goreng adalah tanggung jawab semua karena tidak akan mampu dilakukan oleh sejumlah pihak saja. Thomas berharap agar semakin banyak yang terlibat agar polemik minyak goreng dapat segera berakhir.

“Masyarakat juga harus bekerjasama agar tidak melakukan panic buying karena pemerintah sedang berusaha memenuhi ketersediaan minyak goreng, dan kami akan mendukung sepenuhnya dengan mengucurkan 4 juta liter per hari, sehingga sebentar lagi minyak goreng akan tersedia dalam jumlah cukup banyak,” tutur Thomas.

Direktur PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Johan Puspowidjono mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memberikan kontribusi konkrit terhadap masalah yang sedang dihadapi masyarakat.

Saat ini, PT BGA adalah pemasok pertama dan terbesar program DMO CPO Rp 9.300 per kg kepada Wilmar. “Kami ingin berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau,” kata dia.

BACA JUGA:   Pemerintah Siapkan Skema KUR untuk UMKM yang Terlibat Proyek 3 Juta Rumah

Sementara itu, Direktur PT Union Sampoerna Djohanis Hardjo dan Direktur PT Dharma Satya Nusantara Tbk T Arifin juga menyampaikan hal senada bahwa sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menyukseskan program pemerintah.

Wilmar telah menggelontorkan minyak goreng kemasan seharga Rp14.000 per liter sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam program satu harga yang dimulai sejak 19 Januari 2022.

Langkah itu diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.

 Seluruh merek minyak goreng produksi Wilmar saat ini telah seluruhnya dipasarkan seharga Rp14.000. Merek minyak goreng tersebut yaitu Sania, Siip, Sovia, Mahkota, Ol’eis, Bukit Zaitun, Goldie, Fortune, dan Camilla.

Tags: cpominyak sawit mentahWilmar
Previous Post

Hadirkan Menu Biller Baru, Top Up Gopay bisa Pakai Aplikasi Ultra Voucher

Next Post

Bank Bengkulu Jadikan CSR sebagai Program Strategis Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR