Jakarta TopBusiness—Untuk perluasan pasar ekspor, khususnya pangsa pasar ekspor produk otomotif, industri Indonesia telah mampu menembus sekitar 80 negara dengan kinerja ekspor tahun 2021 tercatat sebanyak 294.000 unit kendaraan CBU. “Itu dengan nilai sebesar Rp52,90 triliun,” kata Menteri Perindustrian RI, Agus G. Kartasasmita.
Menteri tersebut pun menyatakan, ada juga ekspor sebanyak 91.000 set CKD dengan nilai sebesar Rp1,31 triliun. “Juga, ada 85 juta pieces komponen dengan nilai sebesar Rp29,13 triliun,” kata dia secara tertulis pagi ini.
Menteri tersebut mengatakan bahwa sektor industri otomotif telah membuktikan kemampuannya untuk menembus pasar ekspor baru, yakni Australia. Negara tersebut diketahui memiliki standar dan spesifikasi yang ketat terhadap produk kendaraan yang dipasarkan.
“Hari ini telah dibuktikan oleh salah satu perusahaan industri otomotif di Indonesia, yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil melakukan ekspor perdana ke Australia. Menurut Bapak Presiden, keberhasilan tersebut berkat kompetensi SDM industri kita dan juga didukung oleh sektor IKM komponen otomotif yang mampu memenuhi standar kualitas global,” papar menteri itu.
