Jakarta-Thebusinessnew . PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya memacu peningkatan jumlah investor domestik dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pasar modal. Melalui serangkaian program sosialisasi dan edukasi yang diadakan di beberapa daerah, BEI optimis akan ada penambahan 300 ribu investor baru di tahun ini.
Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan, mengatakan bahwa pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif mengenai investasi di pasar modal kepada masyarakat mulai dari kalangan mahasiswa hingga pengusaha di seluruh Indonesia. Menurut Nicky, ada kemungkinan pada tahun lalu masih banyak masyarakat yang tidak percaya diri untuk masuk ke pasar modal dikarenakan beberapa faktor, antara lain kondisi pasar yang masih fluktuatif, ataupun masih kurangnya pemahaman tentang pasar modal.
Dengan edukasi dan sosialisasi, BEI berharap dapat mengubah paradigma yang ada bahwa saat ini pasar modal dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. “Membeli saham tidak harus dengan modal besar namun bisa dengan ratusan ribu rupiah secara rutin bertahap,” ujar Nicky. Ujar dia, dalam siaran pers, Jumat, 8 Januari 2016
Beberapa program sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh BEI di sepanjang pekan ini antara lain, sosialisasi dan edukasi yang diberikan oleh Kantor Perwakilan (KP) BEI Surabaya terhadap 45 Kepala Cabang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Kediri pada Selasa (5/1), serta penerimaan kunjungan dari Harley Owners Group (HOG) Jadoel di Gedung BEI Jakarta di hari yang sama.
Selain itu, sosialisasi yang dilakukan oleh BEI yang lainnya adalah 3 acara sosialisasi yang dilakukan oleh KP BEI Surabaya pada Rabu (6/1) yakni terhadap para perwira Komando Distrik Militer Kediri, Siswi Madrasah Aliyah Al Amiriyyah Banyuwangi, serta terhadap para karyawan PT Surya Madistrindo Kediri. Sedangkan di kota lain, KP BEI Riau mengenalkan pasar modal kepada para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Pada Kamis, (7/1), BEI melalui KP di Riau kembali mengadakan Sekolah Pasar Modal (SPM) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Sedangkan di kota lain, BEI KP Palembang melakukan sosialisasi dengan cara audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang. Sedangkan di Jumat (8/1) BEI KP Surabaya memberikan kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada para mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur.
Sedangkan perdagangan BEI pada Kamis (7/1) dan Jumat (8/1) dibuka masing-masing oleh Direktur Utama PT Sucorinvest Central Gani, Nicolaus M. Oentung beserta jajaran manajemen PT Sucorinvest Central Gani; serta Direktur Utama PT Phintraco Securities Jeffrey Hendrik bersama jajaran manajemen PT Phintraco Securities. (az)