Jakarta, TopBusiness—Saat ini, potensi industri pengolahan buah di RI, masih bagus. Potensi buah dalam negeri, dengan jumlah produksi sangat besar, perlu diolah lebih optimal.
“Antara lain pisang dengan jumlah produksi 7,2 juta ton per tahun, mangga (2,6 juta ton), jeruk siam (2,4 juta ton), nanas (1,8 juta ton), dan pepaya (887 ribu ton),” kata Direktur Pelaksana PT Fruit Ing Indonesia, Iwan Winardi.
Fruit Ing Indonesia juga memproduksi produk untuk perusahaan lain melalui sistem contract manufacturing service baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor.
Iwan Winardi, secara tertulis pagi ini, menyampaikan bahwa selain memproduksi end product, perusahaannya juga memproduksi produk antara (intermediate products) yang menjadi bahan baku bagi industri hilir. Itu berupa puree buah, dried fruit, dan individual quick frozen (IQF) food.
“Produk antara pengolahan buah memiliki peluang pengembangan yang besar. Dengan volume produksi buah segar yang besar, dapat diproses menjadi produk antara, untuk memenuhi kebutuhan sektor hilir dalam rangka mengurangi impor,” Iwan menambahkan.
