Jakarta, TopBusiness—Saat berlangsungnya dampak Covid-19, Vale Indonesia melalui program CSR-nya menginisiatifkan beberapa program sosial. Itu mencakup tiga jenis program sosial.
Hal itu dijelaskan oleh Koordinator Program Pengembangan Masyarakat Vale Indonesia, Laode Muhammad Ichman, dalam presentasi virtual untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2022, yang digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga (17/3/2022).
Ichman, dalam presentasi tersebut, lantas merinci tiga program tersebut. Pertama, UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) berupa produksi herbal. Kedua, untuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), ada bimbingan online, produksi online, serta pembuatan masker.
Ketiga, dalam PKPM (pengembangan kawasan pedesaan mandiri), ada bimbingan teknis secara online, pelatihan online, serta FGD (focus group discussion).
Ichman mengatakan, “Kebijakan dan strategi CSR kami mengacu ke adanya strategi bisnis yang berkelanjutan.”
Ditambahkannya, “Aktivitas pertambangan, bagi kami, adalah untuk masa yang akan datang. Sekaligus tidak mengabaikan pentingnya lingkungan dan masyarakat.”
Saat masa Covid-19 pun, Vale Indonesia mengggelar strategi penanggulangan tertentu. Di situ, ada pandemic preparedness plan yang mencakup tiga hal.
Adapun tiga hal tersebut adalah, pertama, menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan, keluarga karyawan, dan masyarakat sekitar area operasional Vale Indonesia.
Kedua, ada langkah inisiatif untuk meredam perluasan penularan virus corona. Adapun yang ketiga adalah memastikan berlanjutnya operasional perusahaan. “Keberhasilan Vale Indonesia dalam mengendalikan Covid-19, terlihat dari aktivitas operasional dan penambangan yang tidak terhenti, saat masa pandemi tersebut,” kata dia.
