TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Rebound

Agus Haryanto
28 March 2022 | 05:48
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini diperkirakan rebound.

Di laman Samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset harian, memperlihatkan judul  Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Rebound.

Pada penutupan Jumat lalu (25/3), pasar AS bergerak cenderung menguat. Dow Jones 0,44%, S&P 500 0,51%, sedangkan Nasdaq melemah 0,16%. Perhatian pasar AS pada mingu ini akan tertuju pada rilis data nonfarm payroll yang akan terbit pada Jumat waktu setempat, dengan ekspektasi di 475 ribu. 

Selain itu, AS dan Eurozone juga akan merilis data inflasi februari pada pekan ini dengan ekspektasi US PCE price index meningkat jadi 5,5% dan Eurozone CPI meningkat menjadi 6,5%. 

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed pada Jumat (25/3) kemarin, minyak WTI melemah 1,27% ke level USD 111/bbl, Brent 2,78% ke level USD 114/bbl. Harga batubara menguat 0,15% ke level USD 327/ton, sedangkan nikel melemah 4,68% ke level USD 35.490 dan CPO menguat 1,57% ke level MYR 6.616. Sedangkan harga emas terpantau menguat 0,1% di level USD 1.959/toz).

Bursa Asia bergerak cenderung melemah pada Jumat (25/3) kemarin. Kospi menguat flat, Nikkei menguat 0,1%, Hang Seng melemah 2,5%, dan Shanghai melemah 1,2%. IHSG ditutup melemah 0,67% pada perdagangan Jumat lalu (25/3) ke level 7.002, dengan net buy sebesar Rp 1,2 triliun. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 827,2 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy sebesar Rp 391,4 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (Rp 170,1 miliar), ANTM (Rp 134,9 miliar), dan ASII (Rp 108 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (Rp 31,7 miliar), ICBP (Rp 18,6 miliar), dan MDKA (Rp 18,4 miliar). Top leading movers adalah BBCA, BBHI, dan BYAN, sedangkan ASII, ARTO, dan TLKM menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini

Terjadi penambahan 3.077 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (27/3) namun dengan jumlah kasus sembuh yang meningkat lebih besar 12.499. Daily positive sebesar 4,7% dan overall positive rate sebesar 9,9% (recovery rate: 95,3%; kasus aktif: 129.621).

Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,42% dan Nikkei 0,61%. “Kami memperkirakan IHSG akan cenderung sideways hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Previous Post

JakLingko-Nippon Koei Kolaborasi Kembangkan Integrasi Pembayaran

Next Post

Menkeu: PHR Tingkatkan Produksi dan Jaga Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR