TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pupuk Indonesia Lanjutkan Penyelesaian Sejumlah Proyek Strategis

Nurdian Akhmad
4 April 2022 | 11:05
rubrik: BUMN
Pupuk Indonesia Raup Rp 24,8 Triliun dari Ekspor

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness –  Setelah mencatat kinerja keuangan yang membanggakan pada 2021, PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan akan terus mengembangkan diri melalui sejumlah proyek strategis.

Di tahun 2022, beberapa Proyek Strategis yang akan dilaksanakan antara lain, proyek pabrik urea, amoniak dan methanol di Papua Barat, Proyek Pusri 3B di Pusri Palembang, proyek Katalis Merah Putih di Cikampek, serta penyelesaian Proyek NPK di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyatakan, perseroan tahun ini  menghadapi beberapa tantangan, antara lain Retail & Distributor Excellence.

“Selain itu, peningkatan penjualan retail melalui benefit & loyalty program, launching 1.000 kios komersil dengan program #PupukIndonesiaAda, untuk memastikan ketersediaan pupuk non subsidi bagi petani,” ujar Bakir dalam keterangan persnya, Senin (4/4/2022).

Pupuk Indonesia juga melakukan penajaman bisnis bagi beberapa anak perusahaan. “Misalnya, PT Mega Eltra yang fokus pada bisnis trading, kemudian PT PI Energi yang berganti nama menjadi PI Utilitas sehingga bisa berbisnis pada layanan utilitas pabrik,” tutur Bakir.

Program strategis lainnya adalah Retail Management di kios-kios jaringan Pupuk Indonesia. Kemudian, digitalisasi juga tak luput dari perhatian. Perusahaan telah mengembangkan Distribution Control and Planning System (DPCS) untuk memonitor distribusi pupuk dari pabrik hingga ke gudang-gudang distributor di daerah.

Perusahaan juga telah melakukan perubahan struktur organisasi sehingga menjadi lebih agile menghadapi tantangan bisnis ke depan.

“Selain melalui pengelolaan industri hijau, pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan, kita juga akan fokus dalam pengembangan Green and Blue Ammonia. Green and Blue Ammonia ini sangat menjanjikan bagi perusahaan ke depan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan hidrogen sebagai energi,” kata Bakir.

BACA JUGA:   HKA Perkuat Kesiapan Operasional 16 Ruas Tol Sepanjang 989,55 Km Hadapi Arus Nataru 2025 - 2026

Kinerja 2021

PT Pupuk Indonesia (Persero) menutup kinerja 2021 dengan baik di berbagai bidang. 
Perseroan mencatatkan peningkatan kinerja pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp 13,91 triliun atau meningkat sebesar 41 persen dari tahun 2020 senilai Rp 9,81 triliun.

Total produksi Pupuk indonesia baik pupuk maupun non pupuk, total mencapai 19,52 juta ton, atau 100,7 persen dari RKAP.

Sementara tingkat efisiensi juga membaik, dimana consumption rate untuk urea adalah sebesar 27,45 MMBTU per ton dan untuk amoniak sebesar 35,51 MMBTUN per ton. Keduanya 99 persen dari RKAP.

Untuk total penjualan, baik pupuk maupun non pupuk, mencapai 14,19 juta ton atau 100,8 persen dari RKAP. Perseroan juga sudah menyalurkan 7,92 juta ton pupuk bersubsidi di tahun 2021.

Bakir Pasaman, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menerapkan strategic house dengan lima pilar strategi guna mewujudkan transformasi di perseroan.

Lima pilar tersebut antara lain fokus pada pelanggan, fokus pada riset dan inovasi, keunggulan operasi dan rantai pasok, optimalisasi dan pengamanan bahan baku serta keberlanjutan perusahaan dan ekonomi sirkular.

Bakir mengatakan bahwa kunci utama keberhasilan transformasi terletak pada program sentralisasi fungsi holding, sekaligus menandai perubahan peran holding dari strategic holding menjadi activist holding.

“Dengan sentralisasi, holding mengambil peran yang lebih aktif di dalam operasional Perusahaan, terutama untuk fungsi-fungsi strategis seperti pemasaran, pengadaan, riset, pengembangan, juga untuk fungsi SDM, IT dan beberapa fungsi lain,” kata Bakir.

Tags: PT Pupuk Indonesia
Previous Post

Terdongkrak Pemulihan Ekonomi, Laba Bersih SAP Express Naik 44,17% di 2021

Next Post

Berkat Komunikasi dan Konsolidasi yang Baik, BPRS Patriot Catatkan Pertumbuhan Laba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR