
Jakarta, businessnews.id – Dahua perusahaan CCTV terbesar kedua di dunia memperkenalkan teknologi terbaru dari produk CCTV dan perangkat keamanan mereka di Indonesia.
Kedua produk CCTV terbaru yaitu produk Camera HDCVI dengan fitur Starlight dan Camera HDCVI 4 MP. Selain itu Dahua juga memperkenalkan Konsep “Safe City Solution”.
Melalui PT. Pasifik Teknologi Indonesia Produk Dahua akan menyasar fasilitas publik seperti jalan raya, terminal, bandara, transportasi massal, gedung pemerintahan dan pendidikan. Berbeda dengan kamera konvensional, produk Dahua memiliki banyak fitur canggih.Diantaranya license plate recognition, auto tracking, mobile DVR, TV Wall Monitoring, dewarping fisheye, dan berbagai fitur lainnya.
“Konsep ini sudah berhasil kami terapkan di beberapanegaraantara lain China, Romania, Italia, Polandia, Inggris, dan Spanyol,” kata Debbie Du, Sales Manager Dahua Technology for Indonesia, dalam acara Annual Gathering para partner Dahua di Indonesia, pada hari Jumat (29/1) di Jakarta.
Debbie Du merasa optimis bahwa konsep “Safe City” ini cocok dan dapat diterima di Indonesia, seiring dengan kondisi dan kompleksitas kota-kota berkembang di Indonesia. Pasalnya, dengan mengintegrasikan Video Surveilance System dan Security Solution, konsep ini dapat langsung terhubung dengan system keamanan pemerintah.
Sementara itu, Director PT. PasifikTeknologi Indonesia. Nicko Christian Salim mengatakan, selama mendistribusikan produk Dahua, kami merasakan permintaan pasar akan CCTV terus bertambah. “Dengan product line up Dahua yang luas, kami sudah dipercaya untuk menjadi penyedia system keamanan untuk beberapa proyek di Indonesia seperti Balai Kota Bandung, gedung – gedung BUMN, dan beberapa bank di Indonesia,” jelas Nicko.
Disebutkan, tahun lalu penjualan produk Dahua di Indonesia mengalami pertumbuhan sangat baik yakni 250 % dibanding tahun 2014. Sedangkan Tahun 2016 ini Dahua tetap mematok target tinggi yakni setidaknya tumbuh 200% dari total penjualan setidaknya 30% dapat diraih dari sektor pemerintah dan sisanya dari sektor swasta. (red/ju)