TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berikut, Pesan Penting untuk HKTI di Usia 49

Achmad Adhito
28 April 2022 | 09:53
rubrik: Business Info
VIDEO – Pemerintah Siapkan Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun ke-49 tahun di Kantor Sekretariat HKTI di kawasan Taman Lawang Jakarta Pusat, Rabu (27/04/2022).

Perayaan hari jadi HKTI ini, dikemas dengan kegiatan menyantuni puluhan anak yatim dan Program Gerakan Nasional Segelas Beras untuk Disabilitas. Kali ini, para penyandang disabilitas yang hadir berasal dari Komunitas Ceritawina.

Program ini, seperti dijelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness, merupakan gagasan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko yang diluncurkan pada awal Maret lalu dan bertujuan untuk meringankan beban penyandang disabilitas yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Sebagai tanda perayaan HUT ke 49 HKTI, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum DPP HKTI didampingi Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn.) Bambang Budi Waluyo dan sejumlah pengurus DPP HKTI.

Ketua Umum DPP HKTI berharap di usianya ke-49 tahun ini, HKTI dapat membawa perubahan sektor pertanian ke arah yang lebih baik, termasuk perubahan terhadap lingkungan. Hal ini penting, karena lingkungan memberi dampak yang signifikan terhadap produksi pertanian

“Ini pertanian kita kalau tidak kita perhatikan dengan sungguh-sungguh maka ada kecenderungan terhadap kerusakan tanah, karena penggunaan pestisida, penggunaan pupuk yang berlebihan itu membuat tanah menjadi keras. Maka pendekatan-pendekatan organik juga diperlukan dan ini masyarakat juga sudah mulai menggeliat ke arah sana. HKTI harus kawal dengan baik,” kata Moeldoko yang juga sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Tak hanya itu, Moeldoko juga mendorong HKTI bersama Pemerintah dapat mengatasi persoalan-persoalan yang tengah dihadapi petani, di antaranya persoalan pupuk yang menjadi perhatian bersama. Terkait hal ini, menurut Moeldoko yang terpenting adalah bagaimana tetap menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.

BACA JUGA:   Hari Tani Nasional, HKTI Sebar Sembako Murah di Titik Strategis Jakarta

“Berikutnya persoalan capital. Pemerintah memberikan dukungan penuh untuk KUR, tapi justru para petani belum bisa memanfaatkan itu dengan baik karena memang keterbatasan. Ini akan disosialisasikan secara terus-menerus,” ujar mantan Panglima TNI ini.

“Persoalan selanjutnya digitalisasi adalah persoalan yang tidak dapat ditinggalkan untuk pertanian kedepan. Ini persoalan yang selalu HKTI update,” sambung Moeldoko.

Hal senada juga disampaikan Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo. Ia mengatakan di usianya yang tidak muda lagi, HKTI harus dapat mempercepat konsolidasi baik di tingkat pusat maupun daerah.

Selain itu, Bambang Budi Waluyo berharap  kedepan HKTI dapat mencetak lebih banyak lagi petani milenial. Pasalnya petani yang ada saat ini masih didominasi usia 50 sampai 60 tahun keatas.

“Oleh karena itu mengajak generasi muda, utamanya milenial, jangan malu-malu untuk bertani, karena semuanya sudah menggunakan alat digitalisasi. Kita memupuk dan menyiram itu sudah pake drone. Kemudian menanam padi juga sudah pakai mesin alat tani, nah itu harapannya,” ujar Bambang Budi Waluyo.

Harapan lainnya yang disampaikan  yakni HKTI tetap realistis dalam melihat kebijakan pemerintah.

 “Karena HKTI ini mitra pemerintah tentunya kita juga mendukung kebijakan Pemerintah tentang petani dan pertanian, karena kita sebagai mitra strategis pemerintah. Tetapi HKTI juga harus kritis terhadap pemerintah apabila kebijakan tidak sesuai atau merugikan petani,” tuturnya.

Seperti diketahui perayaan HUT ke-49, telah diisi berbagai kegiatan, di antaranya sebelum bulan Ramadan, HKTI  memberikan pupuk gratis kepada petani sebanyak 100 ton, memberikan gerobak kepada pedagang sayur dan menyelenggarakan bazar. Kemudian di bulan Ramadan, HKTI melaksanakan kegiatan HKTI Peduli Ramadan.

Tags: hkti
Previous Post

Saham HM Sampoerna: Pilihan Hari Ini

Next Post

Rendah, Pendapatan RS Siloam dari Penderita Covid

Comments 1

  1. Putu Arya Sedhana says:
    4 years ago

    HKTI mantap ,memikirkan ,beri solusi kepada petani & pertanian Indonesia, Ketum & Sekjen mesti sering turun ke daerah ,saat panen raya, utk beri semangat petani berproduksi di Sikon Pandemi Covid ini ,di Bali yg paling terpuruk ekonomi nya, Pertanian sbg garda terdepan /soko Guru, pariwisata bonusnya. Semoga …HKTI Bangkit ,petani Makmur. Pengurusnya sejahtera.Amiin YRA.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR