TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Melemah

Agus Haryanto
19 May 2022 | 06:54
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Kamis (19/5/2022), diperkirakan melemah.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah.

Bursa AS ditutup melemah pada Rabu (18/5). Nasdaq turun 4,7%, S&P 500 4,0%, dan DJIA 3,6%. Investor melakukan aksi jual besar-besaran pasca rilis laporan keuangan dua peritel besar AS, Target dan Walmart, yang jauh lebih rendah dari estimasi akibat tingginya biaya bahan bakar dan tenaga kerja. Hal ini tampaknya memicu kekhawatiran investor AS terkait dampak tingginya inflasi pada prospek ekonomi AS kedepan. Dari data ekonomi, data initial jobless claim AS akan dirilis nanti malam.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed. Batu bara naik 1,8% ke level USD 407/ton, emas 0,2% ke USD 1.816/ toz, CPO 0,4% ke level RM 6.136/ton. Sementara itu, nikel turun 1,0% ke USD 26.180/ton dan minyak WTI turun 3,6% ke level USD 110/bbl.

Bursa Asia ditutup mixed pada Rabu (18/5). Hang Seng +0,2%, Kospi 0,2%, Nikkei 0,9%, sedangkan Shanghai -0,2%. Sementara IHSG ditutup naik 2,2% ke level 6.793, dengan net sell asing di pasar reguler sebesar Rp 59,3 miliar dan di pasar negosiasi Rp 221,2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBNI (Rp 129,3 miliar), KLBF (Rp 113,4 miliar), dan BMRI (Rp 77,3 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan MDKA (Rp 106,8 miliar), PTBA (Rp 104,8 miliar), dan BBHI (Rp 94,3 miliar). Top leading movers adalah GOTO, BBCA, TLKM dan top lagging movers adalah EMTK, ARTO, BBHI.

BACA JUGA:   IHSG Menguat di Pembukaan Perdagangan Senin Ini

Terjadi penambahan 327 kasus baru COVID-19 di Indonesia Rabu (18/5) dengan positivity rate sebesar 0,3% (recovery rate: 97,4%, kasus aktif: 3.844).

Pagi ini pasar regional dibuka mixed, Nikkei -2,5% dan Kospi 1,9%. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

BELL Disuspensi

Next Post

Berikut, Rekomendasi Saham dari Samuel Sekuritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR