Jakarta, TopBusiness—Ditinjau dari sisi perdagangan internasional, ekspor produk mamin (makanan-minuman) sampai triwulan I 2022 menembus USD10,92 miliar (termasuk minyak kelapa sawit).
“Dan mengalami neraca perdagangan yang positif bila dibandingkan dengan impor produk mamin pada periode yang sama sebesar USD3,92 miliar,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, hari ini dalam keterangan tertulis.
“Dari sisi investasi, sampai dengan triwulan I tahun 2022, realisasi investasi untuk sektor industri makanan dan minuman mencapai Rp19,17 triliun, yang terdiri dari PMDN (penanaman modal dalam negeri) sebesar Rp9,34triliun dan USD684,98 juta untuk PMA (penanaman modal asing),” sebut Putu.
Kinerja industri mamin yang mulai membaik tersebut, tidak lepas dari kerja keras seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga terkait hingga kalangan industri.
“Sehingga dapat menghasilkan pertumbuhan yang positif meski terkana dampak pandemi,” imbuhnya.
