Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Kamis (21/07/2022) diperkirakan bergerak menguat.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat.
Bursa AS semalam ditutup menguat. DJIA +0,2%, S&P500 0.6%, dan Nasdaq 1,6%, seiring dengan rilisnya laporan keuangan 1H22 beberapa emiten yang menunjukan kinerja positif. Selain itu pelaku pasar akan menantikan data jobless claim yang akan dirilis nanti malam.
Pasar komoditas terpantau bergerak mayoritas menguat. Emas 0,1% menjadi USD 1.712/ toz, CPO 3,3% ke level RM 3.937/ton, batu bara 2,9% ke level USD 382/ton, sedangkan minyak -1,9% ke level USD 102,3/bbl.
Bursa Asia kemarin ditutup menguat. Shanghai +0,8%, Kospi 0,7%, Hang Seng 1,1%, dan Nikkei 2,7%.
Di perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 2,1% ke level 6.875, dengan net buy asing di pasar reguler Rp 409,1 miliar dan net sell di pasar negosiasi Rp 36,5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 277,0 miliar), BBRI (Rp 245,1 miliar), dan BBCA (Rp 111,7 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan MDKA (Rp 141,3 miliar), BBNI (Rp 115,3 miliar), dan FILM (Rp 62,8 miliar). Top leading movers adalah BBRI, BMRI, BBCA dan top lagging movers adalah BEBS, TOWR, INDF. Terjadi penambahan 5.653 kasus baru COVID-19 kemarin, dengan positivity rate sebesar 6,5% (recovery rate: 96,9%, kasus aktif: 34.301).
Pagi ini pasar regional dibuka beragam, Nikkei -0,2% dan Kospi +0,4%. “Dengan sentimen dari bursa global dan regional, hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak menguat,” demikian tertulis.
