TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penjualan Produsen Sari Roti Naik 15,1%

Achmad Adhito
26 July 2022 | 15:58
rubrik: Capital Market
Permintaan Masih Tinggi, ROTI Siap Operasikan Dua Pabrik Baru di Awal 2022

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk., produsen roti skala besar di Indonesia, kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja di semester pertama 2022. Perusahaan yang antara lain memproduksi Sari Roti, di waktu tersebut meraih penjualan bersih sebesar Rp1.792 miliar atau melambung 15,1% dibanding periode sama tahun lalu.

Direktur Nippon Indosari Corporindo, Arlina Sofia, mengatakan hari ini di Jakarta bahwa berdasarkan pemetaan operasional, wilayah barat dan timur terus meningkatkan penjualan hingga mencapai Rp798,2 miliar pada semester pertama 2022 yang tumbuh 19,3% year on year (YoY).

Sedangkan wilayah tengah tetap menjadi kontributor terbesar dengan membukukan penjualan Rp993,6 miliar atau mengembang 11,9%.

“Jika ditelaah lebih dalam, pertumbuhan luar biasa penjualan dari wilayah barat dan timur merupakan hasil positif dari strategi memerluas sebaran distribusi serta membangun pabrik baru di Batam, Gresik, Balikpapan dan Banjarmasin, beberapa tahun belakangan ini,” jelas Arlina secara tertulis.

Ida Apulia Simatupang, direktur Nippon Indosari Corporindo, menjelaskan bahwa pihaknya mampu mengelola biaya produksi, bahkan di saat dunia usaha diterpa tantangan kenaikan harga komoditas. Hingga mampu meraih laba kotor Rp920,1 miliar pada semester pertama 2022 atau tetap tumbuh 8,0%. Itu kendati biaya bahan baku dan kemasan melonjak sekitar 31,6% YoY.

Peningkatan produktifitas operasional turut meningkatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi sebesar Rp137,3 miliar. “Atau setara dengan pertumbuhan 12,7% dibandingkan semester pertama tahun 2021,” kata Ida.

BACA JUGA:   Penutupan Perdagangan, IHSG masih Label Hijau
Tags: nippon indosari corpindosari roti
Previous Post

Subholding Pelindo Ambil Alih Kepemilikan Saham WIKA dan HK

Next Post

GGRP Ekspor Baja Senilai US$ 4 Juta ke Selandia Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR