Jakarta, TopBusiness—Perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia, Impact Pratama Industri, mendapatkan fasilitas kredit dari Bank UOB Indonesia.
Corporate Secretary Impact Pratama Industri, Lenggana Linggawati, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham pada sore hari ini, menjelaskan bahwa pinjaman tersebut terbagi dalam beberapa bagian, ada yang berupa Rupiah atau pun USD.
Linggawati menjelaskan bahwa salah satu bentuk kredit tersebut adalah fasilitas RFC untuk modal kerja, dengan jumlah pokok hingga senilai Rp20 miliar.
Yang berikutnya adalah fasilitas CTR yang juga untuk modal kerja, sampai jumlah pokok Rp80 miliar.
Adapun untuk fasilitas FX yang digunakan untuk lindung nilai terhadap exposure valuta asing, jumlah pokoknya sampai sebesar USD7 juta.
Jangka waktu pinjaman tersebut selama setahun sejak tanggal pengikatan. Akta perjanjian kredit tersebut, Linggawati menjelaskan, telah ditandatangani di 10 Agustus 2022.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang distributor bahan bangunan serta barang plastic. Impact Pratama juga bergerak di bidang real estat melalui entitas anak perusahaan.
