Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (22/08/2022) awal pekan, berpotensi terkoreksi.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi.
Pada penutupan Jumat lalu (19/8), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 0,86%, S&P 500 1,29%, dan Nasdaq 2,01%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada pidato Powell di Jackson hole yang akan membahas akan setinggi apa tingkat suku bunga US dan upaya apa yang akan dilakukan untuk mengontrol inflasi. Selain itu, akan ada beberapa data ekonomi yang akan rilis seperti durable goods orders, initial jobless claims, dan data PMI untuk Juli.
Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung menguat pada Jumat (19/8) kemarin. Minyak WTI flat di level USD 90,44/bbl, Brent melemah 0,52% ke level USD 96,69/bbl, batubara menguat 0,57% ke level USD 416,25/ton, diikuti nikel 1,34% ke level USD 22.071, dan CPO 0,76% ke level MYR 4.020. Harga emas terpantau melemah ke level USD 1.760/toz).
Bursa Asia bergerak menguat pada Jumat (19/8) kemarin. Kospi melemah 0,61%, Nikkei 0,04%, Hang Seng menguat 0,05%, dan Shanghai melemah 0,59%. IHSG pada hari Jumat (19/8) ditutup melemah 0,2% ke level 7.124, dengan net buy sebesar Rp 949,5. Pasar reguler asing mencatatkan net buy Rp 717 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 232,5 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 374,6 miliar), BBCA (Rp 140,1 miliar), dan ASII (Rp 84,1 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BUMI (Rp 117,6 miliar), ANTM (Rp 47 miliar), dan BBRI (Rp 38,5 miliar). Top leading movers adalah TLKM, AMRT, dan MDKA, sedangkan BBCA, BMRI, dan BBRI menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 4.279 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (21/8) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih banyak sebanyak 3.949. Daily positive sebesar 13,28%; overall positive rate: 9,09%; infection rate: 0,8%; recovery rate: 96,7%; kasus aktif: 50.500.
Pagi ini Nikkei dibuka melemah 1,06% dan KOSPI 1,55%. “Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan koreksi pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
