Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (26/08/2022), berpotensi rebound.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini.
Bursa saham AS hari Kamis (25/8) ditutup menguat. Dow Jones +0,98%, S&P500 1,41%, dan Nasdaq 1,52% menjelang Jackson Hole Meeting Jumat ini. Pertumbuhan GDP AS -0,6% qoq di 2Q22, lebih baik dari perkiraan (-0,8% qoq). Data initial jobless claim turun tipis menjadi 243 ribu (prev: 245 ribu). Investor AS juga menanti rilis data personal income dan personal spending bulan Juli yang akan dirilis Jumat ini.
Pasar komoditas bergerak mixed, minyak melemah 2,8% ke level USD 92,7/bbl, diikuti CPO 1,1% ke MYR 4.255/ton, batu bara 1,7% di level USD 413/ton. Sementara tembaga menguat 1,5% ke level USD 370/ton, dan emas 0,35% ke level USD 1.771/toz.
Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/8). Hang Seng 3,63%, Kospi 1,22%, Shanghai 0,97%, dan Nikkei 0,58%.
IHSG ditutup melemah 0,28% ke level 7.174. Total keseluruhan net foreign sell sebesar Rp 655,6 miliar. Net sell asing di pasar regular Rp 535,8 miliar dan net sell di pasar negosiasi Rp 119,8 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 290,4 miliar), TLKM (Rp 217,2 miliar), dan ADRO (Rp 61,1 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 375,1 miliar), MSIN (Rp 19,1 miliar), dan BMRI (Rp 16,8 miliar). Top leading movers emiten BBCA, BUMI, BRMS, sementara top lagging movers emiten TLKM, ASII, GOTO.
Update kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 5.214 kasus baru kemarin, dengan daily positivity rate 11,6%. Recovery rate 96,8% dan kasus aktif 47.778 pada hari yang sama.
Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei 0,59% dan Kospi 0,18%. “IHSG diperkirakan bergerak menguat hari ini, seiring pergerakan positif bursa global dan regional,” demikian tertera.
