Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (29/08/2022), berpotensi lanjutkan koreksi.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi.
Pada penutupan Jumat lalu (26/8), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 3,03%, S&P 500 3,37%, dan Nasdaq 3,94%, setelah pidato dari Jerome Powell di Jackson Hole yang mengindikasikan bahwa akan ada peningkatan tingkat suku bunga lanjutan untuk mengurangi inflasi. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data nonfarm payrolls dengan ekspektasi ekonom akan ada penambahan sekitar 285 ribu pekerjaan di Agustus.
Selain itu, Eurozone juga akan merilis data CPI pada rabu ini dengan ekspektasi inflasi tahunan akan menjadi 9,0%.
Pasar komoditas terpantau bergerak mixed pada Jumat (26/8) kemarin, minyak WTI menguat 0,49% ke level USD 92,97/bbl, Brent flat di level USD 99,01/bbl. Harga batubara melemah 0,02% ke level USD 417,4/ton, nikel menguat 0,09% ke level USD 21.695, dan CPO melemah 2,12% ke level MYR 4.149. Harga emas terpantau melemah ke level USD 1.750,8/toz).
Bursa Asia bergerak mayoritas menguat pada Jumat (26/8) kemarin. Kospi menguat 0,15%, Nikkei 0,57%, Hang Seng 1,01%, sedangkan Shanghai melemah 0,31%.
IHSG pada hari Jumat (26/8) ditutup melemah 0,54% ke level 7.135, dengan net buy sebesar Rp 164,3 miliar. Pasar reguler asing mencatatkan net sell Rp 164,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 328,4 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 184,3 miliar), ASII (Rp 90,1 miliar), dan UNTR (Rp 63,3 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak TLKM (Rp 262,2 miliar), BBRI (Rp 112,6 miliar), dan BUMI (Rp 74,5 miliar). Top leading movers adalah PGAS, INKP, dan ESSA, sedangkan GOTO, TLKM, dan BBCA menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 3.228 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (28/8) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih banyak sebanyak 5.044. Daily positive rate sebesar 11,12%; overall positive rate: 9,1%; infection rate: 0,7%; recovery rate: 96,8%; kasus aktif: 46.366.
Pagi ini Nikkei dibuka melemah 2,57% dan KOSPI 2,35%. “Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan koreksi pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
