Jakarta, TopBusiness—Empat bank konvensional mencatatkan gabungan laba bersih Rp82,4 triliun di tujuh bulan pertama. Mereka adalah Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BCA.
Dalam analisis emiten perbankan yang terbaru dan telah dipublikasikan (2/9/2022), analis dari Samuel Sekuritas Indobesia, Prasetya Gunadi, mengatakan bahwa laba bersih Rp82,4 triliun tersebut tumbuh 63,1% secara tahunan. “Sementara, untuk semester pertama 2022 year on year, laba bersih itu naik 62,4%,” kata dia.
Hasil tersebut, kata dia, didukung oleh berbagai faktor. Antara lain percepatan pertumbuhan kredit untuk bank besar (10,3% year on year di tujuh bulan pertama 2022), dan biaya provisi yang lebih rendah (minus 27,9% year on year di tujuh bulan pertama 2022).
“Kami meyakini bahwa kinerja sektor perbankan akan terus positif di sisa tahun ini, meski jarak antara pertumbuhan kredit dan pertumbuhan simpanan makin lebar, yang turut mengangkat rasio LDR (loan to deposit ratio),” kata dia.
Likuiditas tetap melimpah, terutama untuk empat bank terbesar Indonesia tersebut.
“Karenanya, kami memerkirakan bahwa NIM (net interest margin) akan stabil di level saat ini, didukung oleh turunnya biaya pendanaan akibat tidak adanya persaingan untuk meraih dana simpanan.”
