TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Covid-19 Dorong Industri Cari Talenta Seperti Apa?

Achmad Adhito
9 September 2022 | 11:03
rubrik: Business Info
Laba Unilever Naik 30,1% Karena Jual Aset

Ilustrasi bisnis yang meningkat. Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Dunia pendidikan menghadapi tantangan sangat serius dalam menghadapi derasnya perubahan di berbagai belahan dunia. Salah satu tonggak yang mendorong perlu adanya perubahan mendasar dalam bidang pendidikan adalah pandemi Covid-19.

Kehadiran pandemi, menurut Wakil Ketua Umum Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Juan Permata, telah mendorong para pelaku industri untuk terus mencari talenta-talenta berkualitas, inovatif, dan kreatif.

“Kehadiran pandemi Covid-19, kata Juan hari ini ke Majalah TopBusiness secara tertulis, “juga menciptakan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan keahlian dan karakter tertentu. Salah satu keahlian yang paling dibutuhkan saat ini adalah pemahaman akan teknologi.”

“Transformasi digital menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk tidak tergerus dampak pandemi. Karena itu, dunia usaha sangat membutuhkan tenaga kerja yang dapat mendukung transformasi tersebut,” ia berkata.

Senada dengan Juan, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman Simandjuntak menyoroti tentang peran serta dunia pendidikan untuk mendukung penyediaan talenta yang dibutuhkan untuk kemajuan negeri ini.

“Perusahaan science based yang besar dan tumbuh di negeri ini masih sangat sedikit. Padahal hidup kita semakin tergantung pada teknologi. Karena itu, kita harus bisa menggerakkan siswa-siswa Indonesia untuk memilih pembelajaran yang mengarah kepada kewirausahaan. Minyak bumi, gas, hutan habis, overfishing terjadi di mana-mana. Pilihan kita tidak lain selain membangun bisnis-bisnis yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Djisman juga mengemukakan konsep fundamental resetting dalam dunia pendidikan untuk menjawab tantangan perubahan. “Konsep fundamental resetting adalah perubahan mendasar sebagai upaya menjawab tantangan perubahan zaman yang semakin pesat.”

“Melalui konsep fundamental resetting ini, Universitas Prasetiya Mulya, melalui pelayanan utamanya di bidang pendidikan, juga akan terus menggerakkan aneka kolaborasi berbasis keilmuan.”

BACA JUGA:   Serius di e-Sports, Smartfren dan Genesis Dogma Kolaborasi

Konsep ini juga diangkat dalam perayaan ulang tahun Universitas Prasetiya Mulya ke 40 pada tahun ini, yaitu Embarking on Fundamental Resetting.

Tags: Djisman Simandjuntakjuan permatakadintransformasi digitaluniversitas prasetya mulya
Previous Post

Erick: Kinerja BUMN Tumbuh di Tengah Pandemi

Next Post

Genjot Pertumbuhan Software Engineer, Binar Hadirkan Bootcamp DevOps Engineering

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR