TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tekanan Inflasi Diperkirakan Mereda pada Oktober 2022

Nurdian Akhmad
9 September 2022 | 13:28
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pemerintah Bebaskan Impor Bawang Putih

Aktivitas perdagangan di Pasar Kebayoran Baru. (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa tekanan inflasi diperkirakan menurun pada Oktober 2022. Namun, inflasi akan kembali melonjak pada Januari 2023.

“Ekspektasi Harga Umum (IEH) Oktober 2022 tercatat 135,3 lebih rendah dari 137,5 pada bulan sebelumnya. Sementara IEH Januari 2023 tercatat 144,7 atau lebih tinggi dari 138,5 pada bulan sebelumnya,” jelas Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi, Jumat (9/9/2022).

Responden juga memperkirakan kinerja penjualan eceran meningkat pada Agustus 2022. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang tumbuh 5,4 persen secara tahunan atau 202,8. Kenaikan ini ditopang oleh peningkatan penjualan kelompok makanan, minuman, tembakau.

Hasil  survei BI juga mencatat, penjualan eceran tumbuh 1,3 persen secara bulanan pada Agustus 2022 setelah sebelumnya mengalami kontraksi dalam 3 bulan berturut. “Hal ini juga ditopang oleh penjualan kelompok makanan, minuman, tembakau, perbaikan kelompok suku cadang, serta aksesoris” ungkap Erwin

Sementara itu, untuk IPR Juli naik 6,2 persen secara tahunan. Hal itu didorong oleh kenaikan penjualan pada hampir seluruh kelompok barang, di antaranya pada sub kelompok sandang 59,4 persen secara tahunan dan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor 67,2 persen.

Namun secara bulanan IPR Juli alami kontraksi 3,1% (mtm) namun sudah lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang kontraksi 11,8% 

BACA JUGA:   Deflasi 0,48% Terjadi di Februari, Ini Pemicunya
Tags: bank indonesiainflasiLaju Inflasisurvei BItekanan inflasi
Previous Post

Genjot Pertumbuhan Software Engineer, Binar Hadirkan Bootcamp DevOps Engineering

Next Post

Bisnis Treasury dan Internasional BNI Diapresiasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR