Jakarta, TopBusiness — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (IDX: TLKM) menegaskan bahwa perseroan akan tetap konsisten untuk menerapkan kebijakan dividen sekitar 60-70 persen dari perolehan laba bersih.
Menurut Direktur TLKM, Heri Supriadi sejauh ini TLKM telah menerapkan kebijakan dividen paling sedikit 60 persen dan bahkan hingga 90 persen pada 2018 lalu dari laba bersih.
“Kami akan konsisten menjalankan kebijakan dividen 60-70 persen dari laba bersih,” ujar Heri saat presentasi di pelaksanaan Public Expose Live 2022, Jumat (16/9/2022).
Namun begitu, kata dia, untuk pentapan devidend payout ratio tersebut tetap akan menyesuaikan perkembangan di industri telekomunikasi dan perekonomian secara umum.
Lebih lanjut ditegaskannya, kalau pun besaran dividend payout ratio nantinya di bawah 70 persen, perolehan dana dari laba bersih akan diinvestasikan oleh TLKM pada segmen-segmen bisnis perseroan yang berpotensi terus bertumbuh atau prospektif, seperti data center dan submarine cable.
Seperti diketahui, pada tahun ini TLKM membagikan dividen final sebesar Rp 14,86 triliun atau senilai Rp149,97 per saham. Total nilai dividen tersebut setara dengan 60 persen dari jumlah laba bersih perseroan untuk Tahun Buku 2021.
FOTO: Istimewa
