TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perbankan Dituding Ikut Rusak Lingkungan.

Nurdian Akhmad
15 March 2016 | 16:54
rubrik: Finance
Jakarta-Thebusinessnews. Marak kerusakan lingkungan,seperti kebakaran hutan dan rusaknya lahan gambut ditenggarai disebabkan oleh dukungan perbankan kepada perusahaan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan sawit. Hal itu disampaikan oleh Koalisi ResponsiBank yang terdiri dari Perkumpulan Prakarsa ,YLKI,Walhi,PWYP Indonesia,ICW  ,INFID serta Transparansi.
Kumpulan LSM ( lembaga Swadaya Masyarakat ) itu meminta kalangan perbankan untuk membuat aturan tegas sebelum menyalurkan kredit kepada perusahaan agar menerapkan prinsip keberlanjutan tidak merusak lingkungan dan menjunjung tinggi HAM ( Hak Azazi Manusia)
“Perusahaan Kelapa Sawit melakukan greenwhasing dengan menggunakan istilah sustainable sebagai pencitraan semata dan mereka didukung pendanaan oleh perbankan,” ujar Koalisi ResponsiBank,Rotua Tampubolon di Jakarta,Selasa(15/3/2016).
Ia melanjutkan Perbankan yang memiliki fungsi intermediari untuk menyalurkan dana masyarakat ke sektor bisnis terutama perkebunan Sawit,perlu menerapkan sustainability dalam penyaluran kredit. “Salah satunya dengan mengikuti panduan roadmap keuangan berkelanjutan dari OJK(Otoritas Jasa Keuangan).” Ujar dia .
Hal itu penting mengingat dalam  10 tahun belakangan dengan naiknya permintaan minyak sawit,berdampak pada makin masifnya ekspansi industri kelapa sawit melalui peningkatan produksi dan pem bukaan lahan “Ketika perusahaan mendapatkan kredit dari bank maka mereka mulai menggunduli hutan dan mengeringkan lahan gambut hingga mengusir penduduk asli dengan cara kekerasan.” Ujar dia (az)
BACA JUGA:   FIFGROUP Gelar Inaugurasi dan Kick Off Program FIFPreneur
Previous Post

APEI Akan Atur Fee Broker

Next Post

BI Rate Turun Terlalu Cepat Sebabkan Kelimpahan Likuiditas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR