Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (23/09/2022) akhir pekan ini, berpotensi sideways.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan IHSG Berpotensi Sideways Hari Ini.
Bursa saham AS hari Kamis (22/9) ditutup melemah. Dow Jones -0,35%, diikuti S&P500 1,84%, dan Nasdaq 1,37% karena meningkatnya kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif akan mendorong ekonomi ke dalam resesi.
Data initial jobless claim naik menjadi 213k (prev: 208k). Bank of England menaikkan suku bunga +50 bps menjadi 2,25%.
Pasar komoditas bergerak mixed, minyak +0,8% ke level USD 83,7/bbl, dan tembaga 0,8% ke level USD 346/ton. Sementara emas flat -0,01% ke level USD 1.679/toz, CPO melemah 1,6% ke MYR 3.891/ton, dan batu bara -6,1% di level USD 421/ton.
Bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan Kamis (22/9). Hang Seng -1,6%, menyusul Kospi 0,6%, Nikkei 0,6%, dan Shanghai 0,4%.
IHSG ditutup menguat 0,43% pada hari yang sama ke level 7.219. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 835,3 miliar. Net sell asing di pasar regular Rp 407 miliar dan net buy di pasar negosiasi Rp 1,24 triliun. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ADRO (Rp 116,6 miliar), BMRI (Rp 98,8 miliar), dan UNTR (Rp 25,5 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (Rp 178,4 miliar), BBCA (Rp 122,1 miliar), dan ASII (Rp 72,8 miliar). Top leading movers emiten ADRO, UNTR, MDKA, sementara top lagging movers emiten BMRI, TPIA, ARTO.
Update kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 2.162 kasus baru kemarin, dengan daily positivity rate 6,31%. Recovery rate 97,2% dan kasus aktif 23.503 pada hari yang sama.
Dari domestik, kemarin dilaporkan suku bunga BI naik 50 bps menjadi 4,25% (prev: 3,75%, cons: 4,0%).
Pagi ini pasar regional dibuka flat, Kospi -0.06% sementara Nikkei libur nasional.
“IHSG diperkirakan sideways hari ini, seiring mixed sentimen pasar global, regional, dan domestik,” demikian tertera.
