TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

DPR Setujui Suntikan Rp7,5 Triliun, Anggota DPR: Garuda harus Diselamatkan

Busthomi
26 September 2022 | 15:20
rubrik: BUMN
Jalur Garuda Dipastikan Tak Lewat Iran

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menegaskan maskapai penerbangan Garuda Indonesia harus diselamatkan dari kondisinya yang sudah di ujung tanduk. Karena itu, Komisi XI menyetujui suntikan PMN 7,5 triliun rupiah kepada maskapai kebanggaan Indonesia tersebut.

Hal ini diutarakan Kamrussamad dalam RDP dengan Garuda Indonesia, Senin (26/9/2022) di kompleks Parlemen senayan Jakarta. Hadir di acara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Saputra dan seluruh direksi.

“Garuda Indonesia di masa lalu memiliki tata kelola korporasi yang buruk diperparah dengan kondisi pandemi Covid-19 sehingga dirasa perlu untuk melakukan Program Restrukturisasi Secara Komprehensif, yang mencakup restrukturisasi keuangan dan operasional, PKPU Homologasi merupakan Gateway untuk menata jumlah pesawat, route dan tarif serta operasional garuda. Kepercayaan Kreditor melalui Perjanjian Perdamaian harus benar benar digunakan sebaik baiknya,” tegas Kamrussamad. 

“Sehingga, sesuai semangat Pak Prabowo, Partai Gerindra sudah menyepakati bahwasanya Garuda Indonesia, maskapai kebanggan bangsa, harus diselamatkan,” lanjutnya.

Garuda Indonesia, kata dia, bukan semata maskapai penerbangan, namun sudah menjadi bagian dari kebanggaan bangsa. Identitas bangsa. Bukan hanya karena nama Indonesia yang melekat pada brandnya, tapi proses kelahirannya tak lepas dari hasil  perjuangan para pahlawan Indonesia.

“Sehingga, mismanajemen yang terjadi di tubuh Garuda Indonesia itu tentu harus menjadi pelajaran. Bukan malah jadi alasan untuk mengganti nama atau menutup,” ujarnya.

Dia melanjutkan, pendapatan Garuda Indonesia terus menurun sejak 2020 dan 2021. Di 2020, kerugian mencapai US$ 2.203 juta dan terus meningkat menjadi US$ 3.962 juta di 2021. “Ini jelas diujung tanduk,” katanya.

“Karena itu, PMN Rp7,5 triliun ini harus dioptimalkan oleh Garuda Indonesia untuk memperbaiki struktur biaya dan neraca,” ia mengingatkan.

BACA JUGA:   Gunakan PMN APBN 2021, KAI Kebut Proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Selain melakukan perbaikan Struktur Biaya & Neraca, Garuda juga harus komitmen dengan business plan yang sudah disusunnya. “Inisiatif-Inisiatif untuk menurunkan beban operasional melalui penurunan lease rate, optimalisasi jumlah dan tipe pesawat, dan optimalisasi rute serta kualitas layanan, harus serius diimplementasikan.”

“Selain itu, Garuda Indonesia juga harus menghentikan segala tindakan koruptif yang telah menggerogoti perusahaan. Komitmen seluruh jajaran harus benar-benar dijalankan,” pungkas dia.

FOTO: Istimewa

Tags: dprgaruda indonesiaPMN BUMN
Previous Post

Pluang Sebut Platform Investasi Multi-Aset Berdampak Positif pada Pendapatan Investor Ritel

Next Post

Indeks di Akhir Perdagangan Hari Ini masih Tertekan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR