Jakarta, TopBusiness—Setelah menghadirkan serangkaian forum dialog dan diskusi terkait pasar karbon bersama dengan Trade and Investment Task Force B20 Indonesia, kini ICDX juga turut ambil andil dalam peninggalan B20 Indonesia. Yakni sebagai perusahaan yang akan memimpin practice sharing centre terkait perdagangan karbon. Practice sharing centre ini menjadi salah satu fitur utama dari legacy program Carbon Centre of Excellence yang diluncurkan pada perhelatan B20 Summit Indonesia (13/11/2022).
Dalam penjelasan tertulis yang diterima Majalah TopBusiness kemarin malam, dijelaskan bahwa Carbon Centre of Excellence bertujuan untuk membantu sektor swasta dan publik dalam memetakan upaya mereka dengan standar global untuk memastikan bahwa strategi bisnis yang diambil berlandaskan pada climate-resilience.
“Seperti yang diketahui perdagangan karbon memainkan peran kunci dalam membantu dunia mencapai target emisi nol bersih dengan mendorong investasi dalam langkah-langkah mitigasi emisi gas rumah kaca dan transisi energi,” Board Member of ICDX Group, Megain Widjaja.
Dengan demikian, program ini menjadi sangat penting untuk memastikan para pelaku industri memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk berpartisipasi secara efektif dalam perdagangan karbon.
“Tentunya kami sangat bangga dapat didapuk dan diberikan kepercayaan dalam menyediakan pengetahuan yang dibutuhkan para pelaku bisnis untuk masuk atau meningkatkan aktivitas perdagangan karbon mereka dengan kisah sukses atau case study dari berbagai negara dan perusahaan,” kata Megain.
Ia juga menjelaskan bahwa practice sharing centre ini akan menghadirkan serangkaian sesi untuk berbagi pengalaman yang dilakukan oleh perusahaan dengan fokus untuk memasuki voluntary carbon market (VCM), hingga rencana dan regulasi pemerintah negara-negara G20 dalam mengembangkan pasar karbon domestik di masing-masing negara. Kegiatan practice sharing centre ini akan dikombinasikan dengan carbon knowledge hub yang dimotori oleh BloombergNEF.
“Dengan menggabungkan sumber daya dan pengalaman dari kedua belah pihak kami yakin dapat menciptakan sinergi yang memungkinkan kemajuan signifikan dalam pengembangan perdagangan karbon untuk berbagai sektor. Kolaborasi intelektual dan fisik dari individu-individu berbakat dalam co-partnership ini diharapkan dapat menciptakan literasi untuk penggunaan di seluruh dunia hingga generasi berikutnya,” tambah Megain.
