TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

2 Poin Presidensi G20 Paralel dengan Strategi Inovasi Kemenperin

Achmad Adhito
18 November 2022 | 13:09
rubrik: Ekonomi
Wabah Covid,  Latinusa  Usahakan Produksi Tinplate Lancar

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memberikan dukungan kepada sektor industri nasional untuk meningkatkan daya saingnya sehingga siap menghadapi tantangan terkini dan mampu kompetitif di kancah global. Peningkatan daya saing industri merupakan isu penting yang juga dibahas secara lebih mendalam pada Presidensi G20 Indonesia 2022, khususnya dalam Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG).

“Dari tiga fokus prioritas Presidensi G20 Indonesia, terdapat dua hal yang sejalan dengan upaya Kemenperin untuk mengembangkan inovasi layanan dan jasa industri, yaitu terkait tranformasi digital dan transisi energi,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi pada acara business matching dengan tema “Standardisasi Menuju Ketahanan Industri” yang dilaksanakan di Surabaya, Kamis (17/9/2022).

Guna menjaga pertumbuhan positif di sektor industri, Kepala BSKJI menjelaskan secara tertulis ke wartawan hari ini, pihaknya melaksanakan beberapa program strategis dalam rangka pencapaian sasaran pengembangan jasa industri. Misalnya, penyusunan klasifikasi aktivitas jasa industri, pemetaan kontribusi jasa industri dalam PDB nasional, penyusunan neraca jasa industri, dan penyusunan Peraturan Menteri Perindustrian tentang Peta Panduan Pengembangan Jasa Industri.

Berikutnya, peningkatan infrastruktur pendukung Jasa Industri, peningkatan komponen lokal dalam pemberian layanan jasa industri, penguatan peran balai-balai di lingkungan Kemenperin dalam pemberian layanan jasa industri (sertifikasi, pengujian, kalibrasi, konsultasi, rancang bangun perekayasaan industri, pendampingan), serta peningkatan kompetensi SDM jasa industri melalui Bimbingan Teknis dan Sertifikasi (penyusunan SKKNI, pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi, pembentukan Tempat Uji Kompetensi).

“Kami juga melakukan peningkatan peran jasa industri dalam rantai pasok dan perdagangan jasa internasional, serta peningkatan produktivitas dan efisiensi jasa industri dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, termasuk teknologi industri 4.0,” sebut Doddy.

BACA JUGA:   KSP: Kontraksi Kuartal III Mengecil, Sinyal Adanya Pemulihan Ekonomi

Doddy menambahkan, salah satu satker di bawah BSKJI Kemenperin, yakni Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya telah merapkan inovasi layanan cerdas dalam mengakselerasi pelayanan jasa industri yang profesional, transparan, akuntabel dan terbebas dari indikasi kerugian negara.

Previous Post

Jala Lintas Media Gunakan Logo Baru

Next Post

BI: Neraca Pembayaran RI Tetap Kuat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR