TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Baru IPO, Perusahaan Penyewaan Alat Monetisasi Migas Ini Sudah Catatkan Kinerja Positif

Busthomi
25 November 2022 | 13:18
rubrik: Capital Market
Dua Bendungan Jadikan Lampung Lumbung Pangan Nasional

sumber: independensi.com

Jakarta, TopBusiness—PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) pada April 2022 lalu baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski baru initial public offering (IPO), hingga kuartal III-2022, perseroan telah mencatatkan kinerja positif dengan raihan laba.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), SICO meraup laba bersih periode berjalan sebesar Rp8,78 miliar per kuartal III 2022. Angka ini tumbuh 28,36% dibandingkan per kuartal III 2021 yang hanya sebesar Rp6,84 miliar.

“Perolehan laba bersih tahun berjalan ini dipengaruhi oleh jumlah pendapatan usaha kuartal III 2022 yang mencapai Rp55,78 miliar. Capaian ini meningkat 1,38% dibanding per kuartal III 2021 yang sebesar Rp55,02 miliar,” demikian bunyi keterbukaan SICO, dikutip Jumat (25/11/2022).

Peningkatan laba bersih ini seiring dengan penurunan jumlah beban pokok pendapatan per kuartal III 2022 yang mencapai defisit Rp26,69 miliar. Angka ini menurun dibanding per kuartal III 2021 yang tercatat defisit sebesar Rp30,70 miliar.

Dengan demikian, laba kotor per kuartal III 2022 mencapai Rp27,09 miliar. Pencapaian ini tumbuh 11,38% dibanding per kuartal III 2021 yang mencatatkan laba kotor sebesar Rp24,32 miliar.

Jumlah laba komprehensif periode berjalan per kuartal III 2022 senilai Rp8,75 miliar. Nilai tersebut meningkat dibanding per kuartal III 2021 yang mencatat laba komprehensif sebesar Rp7,03 miliar.

Untuk periode ini, SICO membukukan total aset sebesar Rp121,30 miliar atau naik Rp54,08 miliar setara 80,44 persen dibandingkan total aset per 31 Desember 2021 yang hanya Rp67,22 miliar.

Kenaikan ini terutama di tambah oleh deposito sebesar Rp24 miliar pada bank Hana dan Rp20 miliar pada Bank Permata (BNLI) Tidak hanya itu, kenaikan terhadap uang muka untuk pembelian persediaan spareparts dan pembelian tanah yang semua itu dananya dari hasil IPO, serta kenaikan atas piutang lain-lain pihak ketiga.

BACA JUGA:   Emiten Ini Beri Pinjaman ke Anak Usaha di Malaysia

Per 30 September 2022 tersebut, total liabilitas SICO juga tercatat menurun 47,86 persen menjadi Rp13,44 miliar dari Rp25,78 miliar per 31 Desember 2021. Penurunan ini utamanya disebabkan oleh penurunan utang bank, dimana perseroan telah melunasi seluruh pinjaman kepada Keb Hana Bank sebesar Rp8,84 miliar, dimana dana tersebut diperoleh dari hasil IPO.

Selain itu, jumlah ekuitas perseroan hingga per kuartal III 2022 mengalami peningkatan menjadi Rp107,86 miliar dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang mencapai Rp41,44 miliar.

Untuk diketahui, Sigma Energy CompressindoTbk (Perseroan) adalah perusahaan swasta nasional yang didirikan pada tahun 2007 yang bergerak dalam bidang usaha jasa penyewaan alat-alat untuk monetisasi minyak dan gas suar bakar dengan menggunakan teknologi kompresi untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

Pada saat ini Perseroan adalah pemimpin pasar dalam menyediakan layanan mini gas kompresor untuk memonetisasi gas suar bakar dan mengoptimalkan produksi migas pada sumur-sumur marjinal serta yang berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dengan cara menangkap hingga 1.500 MMSCF gas suar bakar per tahun senilai sekitar USD 12.5 juta.

Perseroan telah memenuhi standar international dan berpengalaman dengan perusahaan migas besar di seluruh Indonesia. Pada tahun 2017 Perseroan memulai cabang usaha baru yang bergerak di bidang pengoperasian SPBU di bawah PT Sigma Niaga Gas.

Tags: PT Sigma Energy Compressindo TbkSICO
Previous Post

Inilah Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI ke Depan

Next Post

Penandatanganan 28 Kesepakatan Komersial, Hasilkan Penerimaan sekitar US$ 2,3 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR