TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sejumlah Perusahaan Manufaktur Raih Dampak Nyata Transformasi 4.0

Achmad Adhito
7 December 2022 | 09:50
rubrik: Business Info
Kampus Ini Raih Penghargaan Pameran Terkait Industri 4.0

Ilustrasi Industry 4.0 (Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Mengakselerasi Journey Transformasi Industri 4.0 merupakan hal penting.

“Sebagai dampak positif transformasi industri 4.0, terdapat beberapa perusahaan manufaktur telah mampu menurunkan konsumsi energi antara 4-40 persen, peningkatan produktivitas 5-22 persen,” ungkap Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Doddy Rahadi, dalam keterangan tertulis pagi ini.

“Di samping itu, ada penurunan cost production 3-78 persen,” ia menambahkan.

Kemenperin mengakselerasi penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai inisiatif strategi dan menjadi agenda nasional, dengan salah satu tujuannya merevitalisasi sektor manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi industri 4.0. Upaya transformasi digital ini diyakini membuat industri semakin efisien dan berkualitas sehingga bisa lebih berdaya saing global.

“Oleh karena itu, kami fokus melaksanakan berbagai program prioritas yang terdapat dalam roadmap Making Indonesia 4.0,” kata Doddy.

Peta jalan Making Indonesia 4.0 telah diterapkan sejak tahun 2018 sebagai strategi transformasi industri 4.0. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri nasional, serta membantu memudahkan industri dalam meningkatkan efisiensi dan bisnis perusahaan.

“Proses transformasi industri 4.0 juga sangat membantu perusahaan industri dalam menyesuaikan dan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, baik dalam pengaturan proses kerja maupun terkait SDM,” paparnya.

Doddy menyatakan, dukungan para pihak dalam mempercepat transformasi digital amat dibutuhkan. Sinergi dan kolaborasi antar pihak merupakan kunci dalam implementasi industri 4.0. Selain itu, transformasi industri 4.0 dinilai menjawab permasalahan yang dihadapi pelaku industri dan mempercepat pemulihan industri nasional saat ini.

BACA JUGA:   Sampoerna Terus Jaga Prokes Saat PPKM 4
Tags: making indonesia 4.0Transformasi Industri 4.0
Previous Post

Perbanyak Perusahaan IPO, BEI Gandeng Kadin Teken MoU

Next Post

Indeks di Rabu Terlihat Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR