TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Saham Rekomendasi Indo Premier Pekan Ini

Achmad Adhito
16 January 2023 | 12:37
rubrik: Capital Market
Giliran BRI Agro Terbitkan Obligasi

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, Mino, merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan pekan ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Dalam riset yang diterima hari ini, Mino mengatakan bahwa tertopang sejumlah sentimen domestik dan eksternal, sejumlah saham direkomendasikan untuk buy trading selama sepekan mendatang hingga Jumat, 20 Januari 2023.

Yaitu saham sebagai berikut:

TLKM (Support: 3,670, Resistance: 3,880).
SMGR (Support: 6,950, Resistance: 7,450).
INTP (Support: 10,000, Resistance: 10,525).
JSMR (Support: 3,050, Resistance: 3,290).
SCMA (Support: 200, Resistance: 230).
MAPI (Support: 1,250, Resistance: 1,370).
ANTM (Support: 2,000, Resistance: 2,300).
MDKA (Support: 4,290, Resistance: 4,660).
ICBP (Support: 10,150, Resistance: 10,800).
CPIN (Support: 6,000, Resistance: 6,425).

Untuk pergerakan saham pada pekan ini cenderung positif, imbuh Mino, dengan sentimen pergerakannya berasal dari faktor domestik dan eksternal.

Dari sisi domestik ada sentimen neraca perdagangan, suku bunga acuan dan pertumbuhan kredit perbankan, sementara itu sisi eksternal ada sentimen penjualan ritel, data perumahan, klaim pengangguran mingguan dan dimulainya musim laporan keuangan.

“Pada Desember neraca perdagangan diprediksi akan kembali mencatatkan surplus sebesar USD4.01 miliar. Jika sesuai dengan ekspektasi maka di sepanjang tahun lalu neraca perdagangan tercatat surplus USD55 miliar atau tumbuh 54% yoy,” tandasnya.

Terkait suku bunga acuan, terangnya, menurut konsensus Bank Indonesia pada pertemuan 19 Januari 2023 akan kembali menaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5.75%.

Terkait pertumbuhan kredit perbankan, aktivitas ekonomi yang terus bergeliat diprediksi akan menjadi katalis utama bagi penyaluran kredit perbankan. Apalagi, Bank Indonesia sendiri pada tahun ini memprediksi akan tumbuh di kisaran 10-12%.

Sementara itu dari faktor eksternal yang menjadi sentimen utamanya fokus ke laporan keuangan dan klaim pengangguran mingguan. Beberapa emiten besar akan merilis laporan keuangannya mulai dari Morgan Stanley, Goldman Sach Group Inc, Procter and Gamble Co hingga Netflix. Ini akan menjadi salah satu penentu pergerakan market pekan ini.

BACA JUGA:   Indo Premier Rekomendasi 9 Saham untuk Minggu Ini

“Dalam tiga minggu terakhir klaim pengangguran mingguan terpantau mengalami penurunan sehingga menghilangkan kekhwatiran investor terhadap peluang terjadinya hard landing ekonomi Amerika,” terangnya.

Tags: Indo premier sekuritasminorekomendasi saham
Previous Post

Bergeraknya Prekonomian Indonesia Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 1,08 Persen

Next Post

Ini yang Dibahas, Presiden Jokowi Gelar Pertemuan dengan Perwakilan Industri Jasa Keuangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR