Jakarta, TopBusiness—Bursa Asia pagi ini terpantau dibuka menguat: Nikkei +0.99%; Kospi +0.77%. “IHSG kami perkirakan bergerak menguat, ini seiring dengan sentimen di bursa global dan regional,” demikian dipaparkan oleh Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia, dalam riset harian yang dipublikasikan pagi ini.
Bursa AS semalam ditutup menguat: DJIA +1.11%, S&P500 +1.14%, dan Nasdaq +1.48%. “Investor menunggu data inflasi akhir pekan ini yang akan membantu mereka menilai ke mana arah kebijakan moneter,” papar tim riset tersebut.
Yield UST 10 tahun terpantau turun (-0.72%) menjadi 3.72% dan USD Index melemah (-0.31%) ke level 103.30.
Dari pasar komoditas, CPO turun -0.41% ke level RM 3,934/ton, nikel melemah -4.82%, emas melemah -0.59%, batu bara melemah (-2.26%). Sementara itu, harga Brent tercatat menguat (+0.53%) menjadi USD80.14/bbl.
EIDO ditutup melemah -0.04% ke level 23.39.
Sementara, kemarin IHSG ditutup naik +0.29% ke level 6,900.1. Top leading movers emiten adalah GOTO, MEGA, BBCA, sementara top lagging movers yaitu emiten BBRI, KLBF, TOWR.
Mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 409.2 miliar.
Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 430.4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 21.2 miliar.
“Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh GOTO (IDR 226.1 miliar), BBRI (IDR 139.3 miliar), dan ISAT (IDR 135 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 128.7 miliar), PGAS (IDR 35.9 miliar), dan ICBP (IDR 32.8 miliar),” papar tim riset tersebut.
