Jakarta, TopBusiness—BPR BKK Muntilan (Kabupaten Magelang, Jawa Tengah) terus menggelar sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Di situ, berbagai SOP pun diubah.
“Tujuan hal itu agar kinerja kami semakin naik,” kata Direktur Utama BPR BKK Muntilan, Arifin, dalam presentasi melalui Zoom, untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2023, yang digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti Institut Otonomi Daerah dan lain-lain (24/2/2023).
Dalam hal tersebut, ada penerapan strategi peningkatan capaian penjualan dan laba bagi seluruh cabang. Target tersebut di atas 60%.
“Ada pula layanan digital IBS Branchless. Program ini tertuju ke nasabah untuk melakukan transaksi tabungan dari tempatnya. Dengan program ini maka nasabah dimudahkan karena bisa langsung mengakses setoran dan informasi saldo dengan aman,” kata Arifin.
Pun, ada aplikasi digital marketing yang berperan menaikkan pengenalan produk dan penjualan produk. Itu melalui alamat kanal YouTube BPR BKK Muntilan. “Kami pun memanfaatkan seluruh media sosial lainnya untuk hal serupa,” demikianlah Arifin menambahkan.
Arifin pun menjelaskan sejumlah hal tentang pencapaian kinerja keuangan BPR BKK Muntilan. Pada tahun 2022, laba BPR BKK Muntilan sebesar Rp3,17 miliar. Sementara di tahun 2021, laba tersebut senilai Rp4,51 miliar.
Pendapatan pada tahun 2022 di Rp21,49 miliar. Sementara, penyaluran kredit di tahun 2022 di Rp174,96 miliar.
Hal yang juga dijelaskan Arifin dalam presentasi tersebut, adalah tentang pengelolaan SDM (sumber daya manusia). BPR BKK Muntilan terus berupaya menaikkan kompetensi SDM di segala tingkatan. Dalam hal ini, sedari jajaran komisaris, direksi, dan seluruh lapisan SDM, wajib terus menaikkan kompetensi. Untuk hal tersebut, BPR BKK Muntilan bekerja sama dengan BPR BKK se-Jawa Tengah, Perbamida, dan Perbarindo.
Arifin mengatakan bahwa peningkatan kualitas SDM sudah menjadi hal yang mutlak. “Kualitas SDM berdasarkan standar kompetensi kinerja sudah menjadi tuntutan bagi dunia perbankan. Dan layanan digital di sektor perbankan ini pun sudah menjadi tuntutan bisnis.”

Terimakasih dg lomba top BUMD melalui top business menambah motivasi untuk meningkatkembangkan usaha/kinerja pasca corona